Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi menemukan bangkai kapal-kapal kuno di Kota Kapur Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk pelestarian aset cagar budaya di daerah itu.
"Bangkai kapal kuno di Kota Kapur ini sama seperti kapal tradisi Asia Tenggara Abad Ke-3," kata Kepala BPK Wilayah V Jambi Agus Widiatmoko di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan hasil penelitian Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Jambi di Kota Kapur Kabupaten Bangka juga menemukan dermaga-dermaga kuno, gerabah-gerabah, manik-manik dari masa sebelum peninggalan Sriwijaya.
"Penemuan bangkai kapal kuno di Kota Kapur ini sama bentuknya penemuan kapal kuno di Jepara, Palembang dan Jambi," katanya.
Ia menyatakan dermaga kuno ini ditemukan di muara sungai Air Pancur yang kini berupa rawa-rawa di sisi utara Situs Kota Kapur. Penemuan dermaga kuno ini ditemukan sisa dermaga kuno berupa tonggak, tiang kayu yang di atasnya terdapat susunan kayu mendatar, membujur arah barat laut hingga tenggara.
"Sisa dermaga kuno ini dianggap sangat penting karena merupakan temuan pertama jenis bangunan atau konstruksi dermaga kuno dalam bentuk yang sederhana," katanya.
Ia menambahkan bangkai kapal kuno ditemukan di alur sungai Air Kupang (Pancur) dan Air Rembia.
"Temuan perahu dari situs Kota Kapur dibuat dengan teknik papan ikat dan kupingan pengikat yang dikenal dalam tradisi perahu kuno Asia Tenggara pada Abad Ke-3 hingga Ke-10," katanya.
Baca juga: Kemenbud bentuk Balai Pelestarian Kebudayaan Khusus Babel
Baca juga: Komisi X DPR soroti pengambilan besi kapal perang dunia Ke-2 Bangka
Baca juga: Komisi X DPR kawal Kota Kapur di Babel jadi Cagar Budaya Nasional
Pewarta: Aprionis
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































