AMBON (ANTARA) - Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku mencatat nilai ekspor komoditas perikanan dari Maluku mencapai Rp881,59 miliar hingga September 2026, atau meningkat 5,7 persen dibandingkan capaian sepanjang 2025 sebesar Rp885,64 miliar.
Kepala BKHIT Maluku Willy Indra Yunan di Ambon, Selasa mengatakan potensi perikanan Maluku yang besar, didukung wilayah pengelolaan perikanan, menjadi salah satu faktor yang mendorong aktivitas ekspor komoditas perikanan ke pasar internasional.
"Komoditas perikanan merupakan salah satu komoditas strategis dalam sektor pangan dan perdagangan yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Provinsi Maluku," katanya.
Ia mengatakan nilai ekspor tersebut menempatkan komoditas perikanan Maluku sebagai salah satu komoditas unggulan, dengan kontribusi terhadap perdagangan komoditas perikanan nasional.
Baca juga: Ekspor produk perikanan Indonesia capai 3 miliar dolar pada semester I
Sejumlah unit pengolahan ikan (UPI) di Maluku turut menopang aktivitas ekspor tersebut, antara lain PT Wahana Lestari Investama yang mengekspor udang vaname, PT Maluku Prima Makmur Ekspor tuna untuk produk perikanan, PT Aneka Sumber Tata Bahari untuk ikan tuna beku, serta PT Rajawali Timur yang mengekspor ikan kerapu hidup.
Selain itu, pihak pengusaha juga melakukan ekspor ikan kerapu hidup. Produk perikanan Maluku tersebut telah dipasarkan ke sejumlah negara, termasuk Hong Kong, dengan peluang perluasan pasar ke China.
Ia mengatakan keberadaan UPI di Maluku menjadi salah satu dasar penting dalam meningkatkan daya saing produk perikanan sehingga dapat diekspor secara langsung ke pasar internasional.
Namun, kata dia, daya saing produk perikanan Maluku masih perlu ditingkatkan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































