Banjarmasin (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memfokuskan 12 penyelam terbaik untuk melanjutkan pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang belum ditemukan di Laut Jawa, yang akan melakukan operasi bawah laut pada hari kedelapan pencarian, Minggu (20/9).
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, 12 penyelam itu adalah personel gabungan yang dipilih dari seluruh unsur penyelam tim SAR setelah dilakukan penyesuaian dan penyegaran tim, sehingga 12 penyelam tersebut bukan merupakan keseluruhan jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi SAR.
“Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu,” katanya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu malam.
Ia mengampaikan bahwa penyegaran dilakukan bukan karena kekurangan personel, tetapi karena sejumlah unsur kapal yang sebelumnya mendukung operasi penyelaman harus kembali ke pangkalan untuk pergantian personel dan menjalankan tugas lainnya.
Baca juga: Kemenhub optimalkan Kapal Negara dukung pencarian korban KMP Virgo
“Basarnas juga menyiapkan unsur pengganti untuk mempertahankan kemampuan pencarian bawah laut,” ujarnya.
Ia menyebut penyelam yang berkurang berasal dari KRI I Gusti Ngurah Rai, termasuk KRI Pulau Fani juga kembali ke homebase dan kapal pengganti akan didatangkan dari KRI Nala yang turun besok pada hari kedelapan operasi SAR.
Basarnas mengerahkan TB Jaya Dragon yang nantinya beroperasi bersama 12 penyelam terbaik untuk memperkuat operasi bawah air yang sebelumnya telah dilakukan 20 penyelam TNI Angkatan Laut, sambil menunggu keputusan mengenai langkah yang akan dilakukan tim salvage terhadap badan kapal.
“Jadi harapannya, personel yang tersedia untuk memperkuat apa yang telah dilaksanakan oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut kemarin. Kami juga sambil menunggu keputusan apa yang akan dilakukan oleh tim salvage (operasi pengangkatan bangkai kapal). Tentunya kami pun berusaha untuk melaksanakan pencarian di bawah air,” ujarnya.
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































