Banyak job order barista, BP3MI fasilitasi pelatihan PMI jadi barista

3 months ago 17
Kenapa kami pilih barista, karena banyaknya permintaan dari luar negeri. Ini tercermin juga dari perusahaan di luar negeri banyak sekali job order (permintaan pekerja) barista

Makassar (ANTARA) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memfasilitasi puluhan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan menjadi barista atau peracik kopi profesional, sebagai bekal mereka memperoleh pekerjaan di luar negeri.

"Kenapa kami pilih barista, karena banyaknya permintaan dari luar negeri. Ini tercermin juga dari perusahaan di luar negeri banyak sekali job order (permintaan pekerja) barista," ujar Kepala BP3MI Sulsel Dharma Saputra saat pembukaan pelatihan di Kantor Balai Diklat Industri (BDI), Makassar, Kamis.

Menurut dia, pelatihan tersebut merupakan kolaborasi antara BP3MI Sulsel bersama BDI, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta perusahaan penyalur tenaga kerja, demi meningkatkan kualitas dan pemenuhan kompetensi para calon PMI yang akan berangkat ke luar negeri.

Bagi calon PMI, kata dia, asalkan terdaftar secara legal dan memiliki dokumen resmi, maka ketika bekerja di luar negeri akan aman terlindungi oleh pemerintah.

Terkait dengan puluhan peserta yang ikut pelatihan barista tersebut apakah semuanya lolos seleksi, kata dia, nanti dilihat perkembangan siapa saja peserta yang serius mengikuti pelatihan, itu yang dikirim bekerja di luar negeri.

Baca juga: 60 penyandang masalah sosial Kota Mataram dilatih servis AC & barista

Sementara itu Kepala BDI Makassar Euis Ratnasari mengatakan pelatihan tersebut dimulai 30 Oktober-22 November 2025, dengan tujuan meningkatkan daya sainng calon PMI sehingga berpeluang besar untuk mendapatkan pekerjaan dalam dunia kerja internasional.

"Peserta yang mengikuti pelatihan ini, total jam pembelajaran sekitar 240 jam pelajaran. Peserta pelatihan peningkatan kapasitas kerja bagi pekerja migran ini sebanyak 40 orang," katanya.

Para pesertanya berasal dari Kota Makassar, Parepare, Palopo, Kabupaten Maros, Gowa, Takalar, Pinrang, Enrekang, Bulukumba, Sinjai, Barru dan Ternate. Dan untuk tim tenaga pengajar keterampilan hospitality barista dari Instruktur BDI Makassar serta praktisi pengelolaan kopi.

Baca juga: Kopi jadi produk andalan, Pramono yakin barista dapat sejahtera

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |