Asselah jaga semangat pantang menyerah jelang debut di SEA Games 2025

2 months ago 23
Persiapan saya sendiri tentunya lebih keras lagi, karena ini debut saya di timnas, jadi pasti punya semangat yang tinggi untuk terus meningkatkan mental juara

Jakarta (ANTARA) - Pemain muda timnas futsal putri Indonesia Asselah Terecita Lukuaka menegaskan tekadnya untuk menjaga semangat pantang menyerah dan tampil maksimal dalam debutnya bersama skuad Merah Putih, pada SEA Games Thailand 2025.

"Persiapan saya sendiri tentunya lebih keras lagi, karena ini debut saya di timnas, jadi pasti punya semangat yang tinggi untuk terus meningkatkan mental juara," kata dia seusai mengikuti sesi latihan timnas, di Anfa Arena, Jakarta, Jumat.

Pemain berumur 18 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu mengaku sudah lima bulan menjalani pemusatan latihan dan semakin memahami tuntutan permainan di level internasional.

Baca juga: Kapten sebut kesiapan taktik timnas futsal putri capai 70 persen

Dia menyebut dukungan pelatih dan pemain senior menjadi dorongan penting dalam memperkuat mental bertanding, terutama menjelang ajang multievent pertama dalam kariernya.

Menurut dia, arahan yang diberikan selama latihan tak hanya mencakup peningkatan teknik, namun juga motivasi agar lebih berani dalam menghadapi lawan-lawan kuat di fase grup maupun babak berikutnya.

Dia menilai mentalitas tersebut menjadi kunci, agar tim dapat konsisten menjalankan instruksi dan taktik di lapangan.

Asselah menambahkan bahwa dirinya selalu berupaya menjaga fokus sepanjang program latihan, baik dalam penerapan skema permainan maupun disiplin menjaga kondisi fisik.

Baca juga: Perpaduan senior dan junior jadi modal utama timnas futsal putri

Pemain muda timnas futsal putri Indonesia Asselah Terecita Lukuaka menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti latihan untuk persiapan SEA Games Thailand 2025, di Anfa Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA/Donny Aditra

Baca juga: Pelatih timnas futsal putri yakin tembus semifinal SEA Games 2025

Rutinitasnya selama pemusatan latihan lebih banyak diisi dengan sesi latihan, pemulihan tubuh, serta mengisi waktu senggang dengan bermain gim atau mengakses media sosial untuk relaksasi.

Dia mengaku, meski harus berbulan-bulan jauh dari keluarga, dukungan dari kampung halaman tetap menjadi sumber semangat besar baginya.

"Keluarga sangat mendukung saya buat pertandingan nanti, meski mereka hanya bisa melalui doa karena tidak bisa ikut ke Thailand," ujar dia.

Melalui persiapan yang terus dimatangkan, dia berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi timnas futsal putri Indonesia.

Pemain yang baru lulus sekolah menengah atas (SMA) itu bertekad untuk tampil berani, tidak mudah menyerah, dan membawa energi positif bagi rekan setim, saat menghadapi persaingan di SEA Games Thailand 2025.

Baca juga: Pelatih tekankan empat hal penting dalam permainan timnas futsal putri

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |