Anggota DPR pastikan MBG berjalan sesuai standar

4 hours ago 2

Surabaya (ANTARA) - Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar kualitas dan keamanan pangan, termasuk di wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagesangan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, Bambang menilai fasilitas dan sistem pengelolaan makanan telah memenuhi standar higienitas dan keamanan, mulai dari penyimpanan bahan baku hingga distribusi kepada penerima manfaat.

“Publik perlu mengetahui bahwa peralatan yang digunakan sangat modern,” ujarnya.

Menurut dia, kesiapan sarana dan prasarana tersebut menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas gizi dan kesehatan anak-anak penerima manfaat.

Baca juga: Kemendukbangga gandeng TP PKK sukseskan Program MBG 3B

Terkait adanya laporan dugaan kelalaian seperti penyediaan telur yang tidak layak, Bambang menyebut kasus tersebut relatif kecil dibandingkan total layanan nasional yang telah berjalan.

“Namun tetap harus ada sanksi tegas. Jika terbukti lalai, izinnya bisa dicabut dan ada konsekuensi hukum sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ia menegaskan pengawasan perlu diperkuat agar tidak terjadi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.

Bambang juga menyampaikan respons positif dari para siswa penerima manfaat. Menurut dia, program tersebut membantu meringankan pengeluaran harian siswa sehingga uang saku dapat ditabung.

Baca juga: Pemkot Mataram minta penyedia MBG bermasalah ditutup

Sementara itu, Kepala Yayasan MBG Indonesia Emas yang menaungi SPPG Pagesangan Surabaya, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya melayani sekitar 1.800 siswa dari 23 sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMA.

Ia menyebut SPPG Pagesangan termasuk yang memiliki jumlah sekolah terbanyak di wilayah tersebut, meski tiap sekolah memiliki jumlah siswa relatif kecil.

Menurut Zainal, kunjungan anggota DPR itu menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Ia menilai program tersebut memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan pelaku UMKM, pemasok bahan pangan, hingga pedagang sekitar dapur.

Baca juga: Komisi XI nilai anggaran MBG beririsan dengan pendidikan itu strategi
Baca juga: Pemkot Cimahi pastikan pasien keracunan MBG ditangani dengan baik

Pewarta: Willi Irawan/Faizal Falakki
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |