Kendari (ANTARA) - Seekor anak hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang sekitar dua meter ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Satker Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Sultra Jufri saat dihubungi di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya tengah menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk menentukan langkah penanganan lanjutan terhadap satwa dilindungi tersebut.
“Kami baru mendapat informasi tadi. Anggota sedang persiapan ke lokasi untuk mengecek upaya selanjutnya,” kata Jufri.
Baca juga: Hiu Paus sepanjang 9 meter ditemukan mati terdampar di Wakatobi
Ia menjelaskan bahwa hiu paus dengan ukuran dua meter tersebut ditemukan warga dalam kondisi sudah berada di tepi pantai. Untuk penanganan awal, bangkai mamalia laut tersebut rencananya dikubur di area sekitar lokasi terdampar.
“Ukuran dua meter dan sudah di pantai. Kemungkinan penanganannya dikubur di sekitar lokasi terdampar,” ujarnya.
Petugas kepolisian saat memeriksa kondisi anak hiu paus berukuran dua meter yang ditemukan mati di pesisir pantai Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/9/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden SaputraMengenai asal-usul satwa tersebut, Jufri menduga keberadaan anak hiu paus di Bungkutoko ini berkaitan dengan kemunculan hiu paus yang sempat terpantau di perairan Wakatobi beberapa waktu lalu. Namun, pihak BPSPL masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lapangan untuk memastikan keterkaitan biologisnya.
“Hiu paus ini sepertinya bersamaan dengan hiu paus di Wakatobi. Belum tahu pasti apa kemungkinan induknya yang di Wakatobi dan anaknya yang di Bungkutoko Kendari,” kata Jufri.
Baca juga: Riset temukan peningkatan hiu paus terdampar, didominasi berusia muda
Baca juga: Masyarakat temukan hiu paus mati terapung di perairan Raja Ampat
Saat ini BPSPL Sultra terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses penguburan bangkai anak hiu paus tersebut berjalan sesuai dengan standar penanganan satwa laut terdampar.
Berdasarkan keterangan warga setempat, Isra menyampaikan hiu paus itu ditemukan dalam kondisi terdampar di atas pasir pada sekitar pukul 09.00 Wita.
"Sudah dari kemarin (Sabtu 19/9) itu dia terdampar, sudah mati juga waktu saya lihat," ucap Isra.
Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































