Akademisi: Pidato Prabowo ingin pastikan stabilitas keamanan ASEAN

3 months ago 29
ada dua poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato tersebut, yakni terkait dengan kerja sama keamanan dan kerja sama pangan

Mataram (ANTARA) - Akademisi Hubungan Internasional Universitas Mataram (Unram) Ahmad Mubarak Munir memandang pidato Presiden Prabowo Subianto saat KTT ke-47 ASEAN berkeinginan untuk memastikan stabilitas dan keamanan kawasan Asia Tenggara.

"Stabilitas politik dan keamanan yang kondusif itu berbanding lurus dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu.

Munir selaku Kepala Laboratorium Pusat Studi ASEAN Universitas Mataram menyatakan kawasan ASEAN yang stabil berpengaruh terhadap kondisi ekonomi agar tidak carut-marut.

Ia menggarisbawahi ada dua poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato tersebut, yakni terkait dengan kerja sama keamanan dan kerja sama pangan. Kedua topik itu selaras dengan cita-cita yang ingin diproyeksikan Prabowo dalam politik luar negerinya.

"Ketika menjadi Menteri Pertahanan, Prabowo sangat fokus terhadap isu ketahanan pangan," papar Munir.

Baca juga: Diplomasi Presiden Prabowo sentuh hati ASEAN

Ia mengungkapkan hal itu sejalan dengan program yang kini sedang dijalankan pemerintah Indonesia berupa Makan Bergizi Gratis (MBG). Program itu bertujuan jangka panjang untuk memperkuat pangan secara kolaboratif demi pertumbuhan ekonomi ke depan.

Stabilitas pangan baik dari aspek pasokan maupun permintaan adalah isu krusial yang berkelindan terhadap sektor ekonomi lain.

"Dengan begitu, Prabowo mempertegas kembali stabilitas keamanan di kawasan, itu menjadi yang pertama," kata Munir.

Pada 27 Oktober 2025, KTT ASEAN Plus Three yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, merupakan bagian penting dalam menjaga kerangka kerja sama bagi negara-negara yang di kawasan Asia Tenggara.

Konferensi tersebut menjembatani Asia Tenggara dengan tiga raksasa besar Asia Timur, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan.

"Momentum yang sangat penting bagi ASEAN untuk memastikan stabilitas keamanan politik di Asia Tenggara terjaga karena tidak bisa lepas dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan," pungkas Munir.

Pewarta: Sugiharto Purnama/Ida Ayu Made Widya
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |