Yamaha Indonesia mengincar capaian tinggi dalam pembinaan pembalap

7 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Divisi Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengincar capaian yang lebih tinggi dalam pembinaan pembalap setelah binaannya berhasil menjuarai World Supersport 300.

"Setelah menjadi juara dunia World Supersport 300 tahun 2024, kami menetapkan target naik ke jenjang berikutnya. Keberhasilan terbaru menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi," kata Division Head CS Service & Motorsport YIMM, Johannes, dalam acara Yamaha Media Breakfasting 2026 di Jakarta, Jumat.

Johannes menyampaikan bahwa kunci untuk mencapai kesuksesan pembinaan pembalap ada pada peta jalan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Sebagai gambaran, dia menyampaikan bahwa Aldi Satya Mahendra melalui proses pembinaan selama lebih dari 10 tahun sebelum menorehkan prestasi dalam kompetisi tingkat dunia.

Yamaha menyiapkan pembalap lain seperti Arai Agaska untuk berlaga di ajang World Supersport menggunakan Yamaha R7 serta meningkatkan partisipasi di Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600 dan AP250.

Yamaha juga berpartisipasi dalam All Japan Championship untuk meningkatkan pengalaman pembalap di kelas 600 cc dan R3 Blue Crew Asia-Pasifik untuk pembalap berusia di bawah 15 tahun.

Baca juga: Yamaha kenalkan ekosistem racing "bLU cRU" Indonesia

Di tingkat nasional, Yamaha melakukan pembinaan melalui ajang seperti Yamaha Cup Race yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun, Yamaha Sunday Race yang memasuki usia satu dekade, serta Yamaha Enduro Challenge untuk segmen off-road.

Johannes mengemukakan bahwa capaian prestasi dalam ajang balap merupakan buah kolaborasi tim pembalap, sponsor, pemerintah, dan pencinta olahraga balap motor Indonesia.

"Kami ingin membangun mimpi bersama dan membawa Merah Putih semakin kompetitif di panggung balap dunia," katanya.

Baca juga: Yamaha rilis WR 155 R edisi khusus Monster Energy Racing

Baca juga: Rossi dan Vinales ramaikan peluncuran tim Yamaha Racing Indonesia

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |