Jakarta (ANTARA) - World Boxing Association (WBA) memerintahkan pertarungan wajib antara juara bertahan kelas super bulu (59 kg) WBA Anthony Cacace melawan juara sementara (interim) sekaligus penantang wajib Elnur Samedov.
"Kedua kubu (Cacace dan Samedov) memiliki periode negosiasi sampai 2 Juli untuk mencapai kesepakatan pertarungan," demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
WBA menegaskan bahwa aturan kejuaraan dunia mewajibkan setiap juara bertahan untuk menghadapi penantang dengan peringkat tertinggi dalam periode tertentu setelah berhasil merebut gelar.
Berdasarkan Peraturan Kejuaraan WBA, seorang juara dunia wajib mempertahankan gelar melawan penantang dengan peringkat tertinggi yang tersedia dalam waktu 120 hari setelah memenangkan kejuaraan, dengan syarat belum ada penantang resmi yang ditunjuk.
Oleh karena itu, Cacace yang merebut gelar tersebut pada 14 Maret 2026, harus melakukan pertahanan wajibnya paling lambat 14 Juli mendatang melawan penantang wajib Samedov.
Pertarungan itu menjadi salah satu duel yang paling dinantikan di divisi super bulu karena mempertemukan dua petinju dengan gaya bertarung berbeda namun sama-sama efektif di level elite.
Baca juga: Ryad Merhy gulingkan Kevin Lerena untuk kuasai kelas bridge WBC
Selain itu, sesuai aturan WBA mengenai batasan pertarungan, sang juara dilarang bertanding melawan petinju mana pun selain penantang resmi selama 60 hari terakhir sebelum batas waktu pertahanan wajib.
Ketentuan itu membuat seluruh aktivitas pertandingan Cacace menjelang tenggat waktu harus sepenuhnya mengarah pada persiapan duel melawan Samedov.
WBA mewajibkan kedua pihak untuk segera memulai proses negosiasi. Jika tidak tercapai kesepakatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, atau jika salah satu pihak menolak untuk menandatangani kontrak, maka WBA berhak menyerahkan hak promosi pertarungan tersebut ke mekanisme lelang hadiah (purse bid).
Anthony Cacace merebut sabuk juara kelas super bulu WBA melalui kemenangan angka mutlak atas Jazza Dickens. Selain merebut gelar juara dunia, petinju asal Irlandia Utara tersebut juga memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 25 kemenangan, termasuk sembilan kemenangan knockout (KO) dan satu kekalahan.
Sementara itu, Elnur Samedov merupakan pemegang gelar juara dunia interim kelas super bulu WBA. Petinju Rusia berdarah Azerbaijan tersebut meraih sabuk interim setelah mengalahkan John Lenon Gutierrez melalui technical knockout (TKO).
Kemenangan tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya dan memperkuat posisinya sebagai penantang wajib sabuk utama dengan rekor 22 kemenangan (11 KO) dan satu kekalahan.
Baca juga: Dmitry Bivol pertahankan tiga sabuk juara dunia usai atasi Eifert
Baca juga: WBA umumkan Antonio Vargas jadi juara dunia kelas bantam
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































