Warga terdampak banjir di Pejaten Timur terima bantuan MBG

5 days ago 2

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga yang terdampak banjir di RT 05/RW 08, Jalan Jembatan Gantung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, menerima bantuan makanan bergizi gratis (MBG).

"MBG membantu, sih, sebenarnya, karena kan nggak semuanya orang ada keuangan, dan ada yang nggak kerja kan gitu, ya. Makanya, ya, terbantu banget sebenarnya," kata seorang ibu bernama Ade (40) saat ditemui di lokasi banjir di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat.

Menurut dia, tidak perlu syarat apapun untuk menerima bantuan MBG tersebut karena memang merupakan bentuk perhatian dari pemerintah.

Terlebih, saat ini anaknya yang tengah duduk di bangku kelas 7 SMP sedang menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) sehingga Ade membutuhkan banyak waktu untuk pemulihan.

Ade menyebutkan isi paket makanan MBG itu, yakni nasi, telur, tempe dan sayur jagung.

"Agak ribet, iya. Saya sampai nggak ngejalanin PJJ jadinya, cuma absen aja udah jadinya," ucap Ade.

Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir yang terjadi di RT 05/RW 08 Jalan Jembatan Gantung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, mencapai 260 sentimeter (cm) pada Jumat pagi.

Sebelumnya, di lokasi tersebut, banjir sempat mencapai ketinggian 320 cm pada pukul 05.00 WIB.

Merujuk data BPBD DKI, banjir melanda delapan RT di Jakarta Selatan, yakni sembilan RT di satu RT di Tanjung Barat, satu RT di Pengadegan, dua RT di Rawajati, empat RT di Pejaten Timur, dan satu RT di Kebon Baru hingga pukul 12.00 WIB, dengan ketinggian air mencapai 30-350 cm akibat curah hujan yang tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

Baca juga: Lansia terdampak banjir di Jaksel akui hanya bisa selamatkan piring

Baca juga: Banjir di Pejaten Timur capai 260 cm pada Jumat pagi

Baca juga: Banjir rendam 39 RT dan 3 ruas jalan di Jakarta, tertinggi 3,5 meter

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |