Urgensi Kawasan Industri Bengkulu

1 week ago 23
Bengkulu membutuhkan diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi dengan tidak meninggalkan kekuatan lama

Bengkulu (ANTARA) - Bengkulu, saat ini, mulai membangun pijakan baru perekonomiannya dengan rencana pembangunan kawasan industri (KIB).

Pemerintah daerah sedang mengupayakan penyelesaian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu sebagai salah satu dasar yang harus dipenuhi sebelum membangun Kawasan Industri Bengkulu.

Rencana tersebut layak ditelaah lebih jauh, karena kehadiran KIB bukan hanya soal membangun kawasan. Kehadirannya dapat menjadi salah satu instrumen mengubah cara daerah ini membangun dan mengembangkan perekonomian.

Selama ini, Bengkulu masih menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Kegiatan pertanian daerah itu sampai sekarang masih berjalan menggunakan pola-pola tradisional belum menyentuh pertanian modern. Akibatnya nilai tambah yang dihasilkan belum memberikan dampak optimal terhadap masyarakat dan perekonomian daerah.

Meski daerah dengan sebutan Bumi Merah Putih itu bergantung pada sektor pertanian, bukan berarti sektor tersebut harus terus bertahan jadi fondasi atau juga tidak pula ditinggalkan ketika kawasan industri hadir.

Sektor pertanian dan perkebunan tetap sebagai andalan. Bahkan posisinya sebagai sumber bahan baku bagi kegiatan industri saat pengolahannya menuju rantai produksi yang lebih panjang lewat hilirisasi.

Ketika daerah terlalu bergantung pada satu sektor ekonomi saja, dampak langsungnya terasa oleh masyarakat saat gangguan terjadi.

Karena itu, Bengkulu membutuhkan diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi dengan tidak meninggalkan kekuatan lama. Daerah itu perlu menambahkan basis pertumbuhan baru saja, seperti pengolahan komoditas dan kegiatan industri.

Pilihan kawasan industri sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru patut dicermati. Sektor ini dapat memainkan peran, kegiatan produksi, penyediaan bahan baku, rantai hilir di industri hingga proses pengolahan dan distribusi produk terintegrasi dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Dampaknya, kawasan industri mampu berperan sebagai pemicu berbagai pertumbuhan sektor ekonomi lain. Hal itu tak lepas karena aktivitas industri membutuhkan transportasi, pergudangan, perumahan, makanan dan minuman, perhotelan, perdagangan, jasa serta berbagai kebutuhan lain. Kawasan dan aktivitas industri hadir membuka ruang usaha lain di luar kawasan industri ikut tumbuh.

UMKM pun memiliki peluang masuk dalam rantai kebutuhan tersebut, baik lewat penyediaan barang maupun jasa. Aktivitas industri menstimulasi permintaan baru di sektor UMKM, skala potensinya lebih besar dari pertumbuhan sebelumnya ketika belum terbentuk kawasan industri.

Efek berantai seperti itu tentunya penting bagi daerah, apalagi seperti Bengkulu yang jumlah penduduknya masih relatif kecil. Keberadaan kegiatan industri dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperluas pasar bagi berbagai jenis usaha.

Lapangan pekerjaan

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |