Untuk mitigasi bencana, Bener Meriah berharap bisa bangun gudang Bulog

3 hours ago 1

Bener Meriah (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Aceh Riswandika Putra berharap di wilayah setempat dibangun gudang Bulog untuk stok beras.

Riswandika mengatakan bahwa bencana Sumatera memberikan banyak pelajaran terutama terkait dengan akses yang tertutup dan sulitnya memperoleh logistik terutama beras. Oleh sebab itu, untuk memitigasi bencana ke depannya diharapkan terdapat gudang Bulog untuk bisa menyimpan stok beras yang kini masih belum ada di Bener Meriah.

"Jadi harapannya bisa membangun gudang Bulog di Bener Meriah untuk stok beras kalau daerah menghadapi bencana kiranya. Untuk lain-lain, akses jalan untuk mitigasi bencana dan lain-lain ini harus cepat kami laksanakan," kata dia Sabtu (21/2).

Riswandika mengatakan Bener Meriah merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam kawasan rawan bencana.

Terlebih kini di Bener Meriah terdapat gunung api aktif yakni Gunung Burni Telong yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan status dari waspada level II ke siaga level III.

"Mengingat ada prediksi mitigasinya itu 100 tahun, ini vakumnya Gunung Burni Telong. Ini juga menjadi catatan penting bagi kami masyarakat di Bener Meriah," ungkap dia.

"Mulai dari KRB yang ada, kawasan rawan bencana itu ada sekitar 24 desa yang memang terdampak langsung, hitung-hitungannya. Dan ada sekitar 28 ribu lebih masyarakat yang wajib kami ungsikan apabila ini terjadi (letusan Gunung Burni Telong)," imbuhnya.

Dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu, Bener Meriah kini masih terdampak banjir Sumatera dengan total 4025 jiwa masih mengungsi.

Tercatat juga terdapat 1648 jalan umum rusak, 649 jembatan terdampak, 59 fasilitas pendidikan rusak. Untuk total rumah yang mengalami kerusakan, di kabupaten Bener Meriah tercatat sebanyak 1411 rumah rusak, 854 rusak berat, 186 rusak sedang, dan 371 rumah rusak ringan.

Baca juga: Mendagri: Dukungan Kementan penting untuk pemulihan sawah di Aceh

Baca juga: Akses ke Desa Pantan Kemuning belum bisa dilalui roda empat

Baca juga: Mahasiswa STIK perbaiki rumah korban banjir bandang di Aceh Barat

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |