Trump ancam hentikan perdagangan jika The Fed tak pangkas suku bunga

3 hours ago 7

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang dapat membuat AS mengalami defisit, kecuali jika bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed menurunkan suku bunga.

"Turunkan suku bunga atau saya akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang menyebabkan kita defisit, yang telah diakui secara tegas oleh Mahkamah Agung AS dalam putusannya yang konyol dan sangat merugikan soal tarif, bahwa 'presiden' memiliki hak mutlak untuk melakukannya," kata Trump di Truth Social, platform media sosial miliknya sendiri.

Trump juga meminta jajaran dewan The Fed bertindak "Cerdas" dan sesekali bersikap sebagai patriot.

Baca juga: Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed

Dalam unggahan berikutnya, Trump menulis bahwa pertumbuhan ekonomi tidak menyebabkan inflasi. Menurut dia, anggapan bahwa pertumbuhan menyebabkan inflasi justru telah menghambat kemajuan perekonomian AS selama 25 tahun.

"Kita seharusnya mencapai pertumbuhan PDB sebesar 15 dan 20 persen, bukannya 2, 3, dan 4 persen; dan Amerika seharusnya bisa menjadi jauh lebih kuat secara finansial daripada saat ini. Utang kita akan lunas dan semua hal lain ini akan terwujud," kata Trump.

Dia menambahkan setiap kenaikan satu poin suku bunga malah membebani negara sebesar 650 miliar dolar AS per tahun.

Pada akhir Mei lalu, Trump mengatakan Ketua The Fed Kevin Warsh akan memimpin upaya modernisasi besar-besaran di bank sentral AS itu, dengan tetap sepenuhnya bersikap independen dalam mengambil setiap keputusan.

Sementara itu, Trump pernah sering mengkritik mantan ketua The Fed, Jerome Powell, karena dianggap terlalu lamban menurunkan suku bunga acuan.

Baca juga: Syailendra: Geopolitik menopang emas, imbal hasil riil jadi tekanan

Sebelum menjadi ketua The Fed saat ini, Kevin Warsh pernah menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur The Fed sejak Februari 2006 hingga Maret 2011.

Warsh merupakan anggota dewan termuda, yang saat itu dia berusia 35 tahun ketika ditunjuk. Dia juga pernah menjabat sebagai penasihat kebijakan ekonomi presiden dan anggota Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih.

Trump mencalonkan Warsh sebagai ketua baru The Fed pada akhir Januari. Kemudian, pada 13 Mei, Senat AS menyetujui penunjukan Warsh sebagai ketua baru The Fed untuk empat tahun mendatang.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Calon Ketua The Fed Kevin Warsh janjikan independensi bank sentral AS

Baca juga: Trump lantik Kevin Warsh jadi ketua The Fed

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |