Jakarta (ANTARA) - Personel TNI menyita 21.400 batang ganja diduga milik kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Papua Pegunungan.
Berdasarkan siaran pers resmi Puspen Mabes TNI yang diterima di Jakarta, Kamis, dijelaskan bahwa ribuan batang ganja itu ditemukan di dua ladang berbeda, yakni di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (8/9).
"Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi.
Nas menjelaskan penemuan ganja itu terjadi dalam operasi Kinetik 3.18 yang dilakukan 78 personel Yonif 725/WRG dari Satgas Komando Operasi Habema.
Kendati demikian, Nas tidak menjelaskan secara rinci detail kronologi penemuan ladang ganja di dua desa tersebut.
Keterangan Puspen TNI itu hanya menyampaikan ribuan batang ganja tersebut akhirnya disita agar tidak digunakan untuk hal yang merugikan oleh warga di Papua Pegunungan.
Seluruh barang bukti itu juga akan digunakan pihak TNI untuk menelusuri keberadaan kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya.
Dengan adanya penyitaan itu, TNI memastikan akan terus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga dengan cara memberantas peredaran narkoba.
Baca juga: TNI sebut tiga anggota OPM tewas dalam kontak senjata di Puncak
Baca juga: Koops TNI Habema amankan senjata diduga milik OPM di Distrik Ugimba
Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































