Medan (ANTARA) - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma (Yon Zipur 1/DD) membangun jembatan Aramco guna memulihkan akses jalan di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara.
"Jembatan Aramco itu dibangun sebagai akses utama masyarakat Desa Janji Nauli menuju kebun," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu.
Asrul mengatakan pembangunan jembatan yang menggunakan alat berat tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini progres pengerjaan jembatan telah mencapai sekitar 30 persen dengan kegiatan yang tengah dilaksanakan meliputi pemasangan dinding pembatas dari batu kali di sisi kanan dan kiri jembatan.
"Adapun jembatan yang dibangun berjenis Aramco dengan panjang total 8 meter dan lebar 3 meter, serta kedalaman aliran air mencapai 3 meter," ucapnya.
Kapendam mengatakan struktur jembatan menggunakan pipa Aramco berdiameter 1,5 meter dengan panjang masing-masing 4 meter yang dipasang sebanyak tiga unit pada badan jembatan untuk menopang aliran air.
"Satgas Gulbencal Yon Zipur 1/DD menargetkan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Janji Nauli," katanya.
Baca juga: Pemkot Batam salurkan bantuan Rp4,8 miliar untuk Aceh
Ia mengatakan pihaknya akan terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak hingga seluruh akses kembali normal.
Kodam I/Bukit Barisan dan jajaran, lanjut dia, berkomitmen terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai cara, baik jalur udara maupun darat.
Baca juga: Wagub Sumut: Lima daerah jadi perhatian akibat terdampak cukup parah
Baca juga: Kemensos dirikan dapur umum untuk korban banjir di OKU Timur
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































