Tim SAR gabungan cari dua pendaki hilang di Gunung Dako Tolitoli

2 hours ago 7

Palu (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua orang pendaki yang sedang melalukan kegiatan pendakian di Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

“Kami mengerahkan personel Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli bersama potensi SAR lainnya melakukan pencarian terhadap kedua korban,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) atau Basarnas Palu Muh Rizal di Palu, Selasa.

Dilaporkan sekitar empat orang melakukan kegiatan pendakian di Gunung Dako Desa Lakatan, Kecamatan Galang pada Senin (23/3) sekitar Pukul 11.00 Wita.

Dari laporan diterima Basarnas, dari empat orang mendaki, dua diantaranya mengalami kelelahan dan beristirahat di pos 3 Gunung Dako, sedangkan dua orang rekan mereka melanjutkan pendakian hingga ke puncak Gunung.

“Pukul 13.00 Wita setelah teman korban kembali dari puncak ke pos 3, kedua korban tidak berada di tempat. Teman korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut namun hasilnya nihil,” ujarnya.

Baca juga: Tim SAR evakuasi jasad penyelam asal Inggris di Gili Air Lombok Utara

Titik koordinat kejadian 1° 5'8.15"N - 120°57'11.96"E, adapun identitas kedua korban dilaporkan hilang yakni atas nama Moh Agil (21) dan Moh Rifal (18).

“Tim SAR telah membagi tugas masing-masing grup untuk memudahkan pencarian. Kami berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan korban,” ucap Rizal.

Ia juga meminta pihak keluarga maupun kerabat tetap tenang dan tidak panik, supaya tidak menjadi beban psikis yang berat, karena hanya dengan ketenangan pikiran lebih terbuka.

Di kesempatan itu ia juga mengimbau personel dan pihak-pihak terlibat mengedepankan keselamatan saat melaksanakan operasi, setiap kegiatan dilakukan harus mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarans.

Baca juga: Pemprov Jatim-Basarnas pastikan kesiapsiagaan operasi SAR khusus

“Mengingat operasi SAR kali ini berada di medan, maka rambu-rambu keselamatan personel tetap menjadi prioritas, dan kami berharap kedua korban kedua korban secepatnya bisa ditemukan,” kata dia menuturkan.

Adapun unsur SAR terlibat yakni personel USS Tololitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Tim SAR juga ditunjang dengan peralatan berpura alat navigasi, alat SAR gunung, alat komunikasi, alat medis dan alat evakuasi,” kata dia.

Baca juga: Terjebak arus, speedboat terbalik di perairan OKI dan 1 korban hilang

Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |