Jakarta (ANTARA) - TikTok meluncurkan aplikasi drama pendek bernama PineDrama di Amerika Serikat dan Brasil yang menyajikan konten microdrama, yakni serial fiksi berdurasi singkat yang ditayangkan dalam episode sekitar satu menit.
Dilansir dari Tech Crunch pada Senin, PineDrama tersedia di perangkat iOS dan Android. Aplikasi ini dapat digunakan secara gratis dan untuk sementara belum menampilkan iklan, meskipun model tersebut berpotensi berubah di kemudian hari.
Melalui tab “Discover”, pengguna dapat menemukan berbagai judul drama yang dikelompokkan dalam kategori “All” dan “Trending”, serta rekomendasi konten yang dipersonalisasi sesuai minat pengguna.
Konten yang ditawarkan mencakup beragam genre, seperti thriller, romansa, hingga drama keluarga. Beberapa judul yang disebut populer antara lain "Love at First Bite" dan "The Officer Fell for Me".
Aplikasi ini juga dilengkapi fitur “Watch history” untuk melanjutkan tontonan yang belum selesai, serta “Favorites” untuk menyimpan drama favorit.
Baca juga: FIFA gandeng TikTok untuk liput Piala Dunia 2026
Pengguna dapat berinteraksi melalui kolom komentar dan menikmati mode layar penuh yang menghilangkan keterangan serta panel samping demi pengalaman menonton yang lebih imersif.
Peluncuran PineDrama dilakukan setelah TikTok menambahkan fitur “TikTok Minis” di aplikasi utamanya pada akhir tahun lalu, yang juga menghadirkan konten microdrama. Dengan menghadirkan aplikasi khusus, TikTok secara langsung menantang platform microdrama yang telah lebih dulu populer, seperti ReelShort dan DramaBox.
Industri microdrama sendiri mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan Variety, sektor ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan hingga 26 miliar dolar AS per tahun pada 2030.
Upaya menghadirkan konten cerita berdurasi pendek bukanlah hal baru di industri hiburan digital. Pada 2020, pendiri DreamWorks sekaligus mantan eksekutif Disney, Jeffrey Katzenberg, meluncurkan platform streaming Quibi dengan pendanaan sebesar 1,75 miliar dolar AS.
Meski didukung aktor-aktor Hollywood dan menyajikan episode di bawah 10 menit, Quibi gagal menarik minat pasar dan ditutup hanya enam bulan setelah diluncurkan.
ReelShort dan DramaBox dinilai berhasil karena mengusung pendekatan berbeda. Alih-alih memadatkan tayangan ala televisi Hollywood, kedua platform tersebut menghadirkan cerita dengan alur cepat, konflik sejak detik awal, serta cliffhanger berkelanjutan, yang menyasar penggemar drama romansa dan thriller.
Baca juga: TikTok terus perkuat keamanan platform lindungi pengguna
Baca juga: China minta AS adil dalam penjualan TikTok
Baca juga: TikTok perkenalkan dua fitur baru untuk berbagi konten antar pengguna
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































