Jakarta (ANTARA) - Christopher Wilding, anak aktris Elizabeth Taylor, mengaku terkejut ketika mengetahui album baru bintang pop Taylor Swift yang bertajuk The Life of a Showgirl mencakup lagu yang berkaitan dengan ibunya.
Menurut siaran People pada 22 Oktober 2025, anak Elizabeth Taylor dengan aktor Inggris, Michael Wilding, itu mendengarkan lagu baru Swift yang berjudul "Elizabeth Taylor" pada hari lagu itu tersedia.
"Dia dan ibu saya seperti memiliki jiwa yang sama. Mereka berdua adalah perwujudan nyata dari pemberdayaan perempuan," kata Christopher Wilding, yang kini berusia 70 tahun.
"Cara (Swift) secara cekatan menangkap kesamaan dan jalur paralel dalam karier dan kehidupan pribadi mereka sungguh mengagumkan," katanya.
Wilding menuturkan bahwa ibunya tidak pernah merasa terintimidasi oleh pihak-pihak yang mengkritik gaya hidupnya.
"Percaya atau tidak, dia memiliki kompas moral yang kuat dan dia membuat pilihan-pilihannya selaras dengan itu, bahkan ketika dia tahu pilihan itu mungkin tidak populer," kata anak kedua Elizabeth Taylor itu.
"Dia penuh rasa ingin tahu, berpikiran terbuka, dan menjalani hidup dengan caranya sendiri hingga akhir hayatnya," kata dia.
Dalam wawancara dengan The Guardian pada 2024, Wilding mengatakan bahwa dia mengagumi Swift dan telah menjadi seorang Swifty, penggemar Taylor Swift.
Wilding merasa semangat Swift sedikit mengingatkannya pada ibunya, yang meninggal dunia pada usia 79 tahun pada 23 Maret 2011.
Baca juga: Album baru Taylor Swift terjual jutaan kopi pada hari pertama rilis
Dalam video TikTok Pandora yang dibagikan pada 8 Oktober 2025, Taylor Swift mengatakan bahwa dia terinspirasi membuat lagu "Elizabeth Taylor" setelah melihat klip putra Elizabeth Taylor.
"Orang tua saya mengirimkan klip putra Elizabeth Taylor yang mengatakan sesuatu yang sangat menyanjung, bahwa jika ada satu orang yang bisa ia bandingkan dengan ibunya di zaman modern, dalam hal kepribadian dan...kekacauan di sekitarnya, ia mengatakan sayalah orangnya. Saya sangat tersanjung," kata Swift.
Setelah melihat klip itu, Swift membicarakan hal-hal yang dia sukai dari Elizabeth Taylor dengan tunangannya, Travis Kelce, dan kemudian membuat lagu tentang sang aktris, yang dikenal lewat perannya dalam film "Cleopatra" (1963).
Swift menuturkan bahwa lagu "Elizabeth Taylor" menunjukkan emosi dan masalahnya dengan ketenaran melalui lensa "peniruan kehidupan" Elizabeth Taylor.
"Memadukan kedua pengalaman itu bersama-sama," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Z100 dalam Elvis Duran Show.
"Dia selalu menjadi sosok yang saya kagumi, sangat glamor, sangat dicintai, tapi entah kenapa menjadi sosok yang kontroversial, dan saya juga mengalaminya," kata musisi peraih 14 penghargaan Grammy itu.
Baca juga: Taylor Swift akan rilis dokumenter dan film konser "Eras Tour"
Baca juga: Taylor Swift diduga gunakan video AI untuk promosi album baru
Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































