Tak ada awan hujan, tak bisa OMC di Aceh Barat guna padamkan karhutla

1 week ago 5
Berdasarkan informasi yang kami terima, sesuai hasil survei udara dari otoritas terkait, OMC  di Aceh Barat tidak bisa dilakukan. Saat ini pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual di darat

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh otoritas penanggulangan bencana sebagai upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di daerah tersebut tidak bisa dilakukan, karena saat ini tidak terdapat awan yang memicu terjadinya hujan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, sesuai hasil survei udara dari otoritas terkait, OMC di Aceh Barat tidak bisa dilakukan. Saat ini pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual di darat,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada ANTARA, Selasa.

Ia mengatakan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak bisa melakukan penaburan garam di udara, karena sampai saat ini belum ditemukan adanya pertumbuhan awan konvektif, yang dapat menimbulkan terjadinya hujan, sehingga hal tersebut untuk sementara tidak bisa dilakukan untuk membantu pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat.

Baca juga: 13 personel Mandala Agni bantu pemadamkan kebakaran lahan Aceh Barat

Pada pekan lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat telah mengusulkan OMC kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) guna mencegah karhutla semakin meluas.

Karena itu, lanjut dia, Pemkab Aceh Barat saat ini memiliki dua opsi untuk melakukan pemadaman kebakaran di daerah tersebut.

Pertama, pemkab bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan melalui jalur darat, meski sumber air di sekitar lokasi kebakaran saat ini sangat terbatas.

Baca juga: Luas kebakaran lahan di Aceh Barat mencapai 19 Ha

Opsi kedua, yaitu pemkab bersama masyarakat akan menggelar Shalat Istisqa (shalat minta hujan), yang akan dilaksanakan pada Rabu (28/1) besok dipusatkan di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh dan di masjid pusat kecamatan di daerah ini.

Bupati Tarmizi mengatakan Shalat Istisqa merupakan ikhtiar untuk bermohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) agar menurunkan hujan, karena sampai saat ini kebakaran lahan telah menyebabkan gangguan kabut asap di masyarakat dan mengganggu pernapasan warga.

Selain itu kebakaran lahan yang telah terjadi hampir sepekan tersebut telah mengakibatkan adanya kabut asap tebal dan mengancam gangguan kesehatan masyarakat di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat liburkan satu sekolah akibat kebakaran lahan

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |