Surabaya menangkan Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge

2 hours ago 1

Surabaya (ANTARA) - Surabaya sebagai salah satu dari 24 kota pemenang ajang The Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge, yakni kompetisi global yang mendorong lahirnya inovasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa, mengatakan pengumuman resmi tersebut dipublikasikan melalui laman Bloomberg Philanthropies dan dapat diakses pada tautan berikut https://www.bloomberg.org/press/bloomberg-philanthropies-announces-2025-2026-mayors-challenge-winners/.

Ia menyampaikan pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Kota Surabaya dalam memperkuat layanan dasar sekaligus menghadirkan solusi inovatif yang berdampak luas dan berkelanjutan.

Baca juga: Kota Surabaya finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge

"Pada penyelenggaraan ke-6 ini, pemenang ditetapkan berdasarkan kebaruan gagasan, potensi dampak, serta kesiapan implementasi," ucapnya.

Ia mengatakan sebagai Kota Pahlawan, Surabaya harus memberi teladan dan memperluas penggunaan popok dan pembalut pakai ulang produksi lokal untuk memperkuat ekonomi sirkular dan memberdayakan perempuan serta keluarga.

Bersama warga, tenaga kesehatan, rumah sakit, sekolah dan universitas, ritel, organisasi nirlaba, dan mitra sektor swasta."Kami mengurangi sampah popok dan pembalut sekali pakai yang berbahaya untuk melindungi sungai Brantas dan lingkungan, menciptakan pekerjaan yang bermartabat, serta memastikan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak kita," ujarnya.

Sebagai kota pemenang, kata dia, Surabaya akan menerima pendanaan sebesar 1 juta Dolar AS, dukungan operasional, serta tambahan pembiayaan bagi staf khusus untuk memperluas inovasi yang telah diuji coba.

"Program ini mendorong rumah tangga dan berbagai institusi beralih ke produk pakai ulang produksi lokal sebagai pengganti popok dan pembalut sekali pakai. Selain menekan kebocoran sampah plastik ke sungai dan lingkungan, langkah tersebut juga memperkuat ekonomi sirkular serta menciptakan peluang kerja di tingkat komunitas," tuturnya.

Pendiri Bloomberg Philanthropies sekaligus mantan Wali Kota New York tiga periode, Michael R. Bloomberg, menyampaikan bahwa 24 kota pemenang berasal dari 20 negara dan melayani lebih dari 35 juta penduduk.

Ia menilai pemerintah kota memiliki peran krusial dalam menjawab tantangan layanan publik yang semakin kompleks.

Baca juga: Surabaya terpilih jadi finalis Internasional Bloomberg Philanthropies

Baca juga: SMI dan Bloomberg Philanthropies dorong transisi energi bersih

"Balai kota yang paling efektif adalah yang berani, kreatif dan proaktif dalam memecahkan masalah serta memenuhi kebutuhan warga. Mayors Challenge kami luncurkan untuk membantu lebih banyak kota berhasil. Kami menantikan untuk mendukung 24 pemenang tahun ini dalam mewujudkan proyek inovatif mereka dan melihat ide-ide ini menyebar ke kota-kota lain di seluruh dunia," ujar Bloomberg.

Adapun 24 kota pemenang itu berasal dari berbagai kawasan dunia, yakni As-Salt (Yordania), Barcelona (Spanyol), Beira (Mozambik), Belfast (Inggris), Benin City (Nigeria), Boise (Amerika Serikat), Budapest (Hungaria), Cape Town (Afrika Selatan), Cartagena (Kolombia).

Selain itu, Fez (Maroko), Fukuoka (Jepang), Ghaziabad (India), Ghent (Belgia), Kanifing (Gambia), Lafayette (Amerika Serikat), Medellín (Kolombia), Netanya (Israel), Pasig (Filipina), Rio de Janeiro (Brasil), South Bend (Amerika Serikat), Surabaya (Indonesia), Toronto (Kanada), Turku (Finlandia), dan Visakhapatnam (India).

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |