Siswa dan guru SD Samarinda sambut penyesuaian MBG Ramadhan 

4 hours ago 3

Samarinda (ANTARA) - Siswa bersama guru Sekolah Dasar Negeri 004 Samarinda Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) menyambut antusias penyesuaian menu program Makan Bergizi Gratis Ramadhan untuk santapan berbuka puasa.

"Alhamdulillah tetap berjalan walau di bulan Ramadhan, makanannya berupa kudapan seperti susu, kurma dan kue," kata guru sekaligus penanggungjawab pelaksana MBG SDN 004 Samarinda Utara Tajuddin di Samarinda, Selasa.

Baca juga: SPPG MBG pastikan asupan gizi siswa tetap terpenuhi selama Ramadhan

Tajuddin mengaku anak didiknya suka dengan paket makanan yang dibagikan untuk dibawa pulang tersebut.

Ia bersyukur karena kandungan gizi dari paket yang berisi telur, susu, hingga roti itu terbukti mampu menjaga asupan nutrisi siswa.

Sebagai bentuk respons, perwakilan guru tersebut hanya berharap agar jenis buah-buahan di dalam paket dapat lebih divariasikan.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh seorang siswi kelas enam bernama Andi Jenita Rifani saat menerima jatah makanannya.

"Rasanya senang, sebab kudapan MBG ini pas untuk menemani waktu berbuka puasa di rumah," katanya.

Andi memberi masukan agar ukuran kemasan susu dapat diperbesar serta menambahkan kesegaran buah jeruk ke dalam menunya.

Siswa kelas enam lainnya, Andra Dwi Pradipta juga merespons antusias kelancaran pembagian program bergizi pada tahun kedua ini di sekolahnya.

Andra merinci bahwa dirinya hari ini mendapatkan menu MBG berupa kurma, susu, kue pie, dan telur puyuh.

Baca juga: SPPG Kepri pastikan dapur MBG layani siswa dengan menu khusus Ramadhan

Baca juga: Menu MBG di Kota Malang hidangkan makanan kering selama Ramadhan

Menu tersebut menjadi alternatif untuk menggantikan hidangan daging, sayuran, dan nasi pada hari biasa sebelum bulan puasa.

Merespons kelancaran di lapangan, Pendamping Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Kalimantan Timur Sirajul Amin mengaku bersyukur skema khusus ini berjalan baik.

Ia memastikan perubahan menjadi kudapan tahan sepuluh hingga dua belas jam ini mengakomodasi nutrisi siswa tanpa memunculkan risiko makanan basi.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |