Jakarta (ANTARA) - Pelatih Pelita Jaya Jakarta David Singleton menyatakan timnya sempat lengah saat pertandingan IBL melawan Bogor Hornbills, meski akhirnya menang 81-75, di GMSB, Kuningan, Jakarta, Minggu malam.
Menurut dia, Andakara cs membiarkan lawan berkembang dalam menerapkan rencana permainan sehingga timnya kesulitan, khususnya pada kuarter ketiga.
"Kami harus mengubah intensitas bermain, itu hal pertama yang dilakukan, karena kami membiarkan 30 poin dicetak lawan saat kuarter ketiga, yang merupakan sesuatu yang tidak masuk akal bagi tim ini," kata Singleton pascapertandingan.
Dia menjelaskan, timnya kehilangan fokus untuk bermain ketat seperti biasanya, sehingga berhasil dimanfaatkan lawan.
Meski begitu, pelatih asal AS itu mengapresiasi perjuangan tim yang kembali bertanding dengan ketat sampai menang.
Baca juga: Pelita Jaya cetak 10 kemenangan beruntun di IBL 2026
"Terkhusus saya ingin mengapresiasi Amorie Archibald dan Jeff Withey, mereka berjuang dan bertahan hingga akhir untuk membantu tim," ujar Pelatih Terbaik IBL empat kali berturut-turut itu.
Guard Pelita Jaya Andakara Prastawa menambahkan, para pemain mulai menemukan ritme permainan terbaik saat kuarter terakhir.
"Seharusnya memang dari kuarter awal hingga akhir kami harus menjaga standar permainan yang sama, tidak boleh naik turun," kata dia.
Shooting guard Amorie Archibald tampil mengesankan dengan membukukan 20 poin, lima rebound, dan enam assist selama 31 menit 16 detik bermain. Begitu juga center Jeff Withey yang mencetak 20 poin, 14 rebound, dan tiga assist.
Namun, Andakara Prastawa berhasil merebut player of the game meski hanya mencetak 14 poin, berkat tembakan tiga angka krusial yang membuat timnya unggul.
Pelita Jaya kini mengumpulkan 20 poin dengan catatan menang-kalah 10-0 dan memuncaki klasemen hingga pekan ketujuh. Sementara Hornbills mencetak rekor 8-2 di posisi ketiga.
Baca juga: RANS lepas Jabari Narcis di penghujung pekan ketujuh IBL 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































