Senin, BMKG: Mayoritas RI berawan-cerah berawan, hujan di Medan-Padang

4 hours ago 5
Untuk bagian barat Indonesia, waspada terdapat potensi hujan ringan di Medan (Sumatera Utara), Padang (Sumatera Barat), dan Tanjung Pinang (Kepulauan Riau)

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia berawan, berawan tebal, cerah berawan.

Prakirawan cuaca BMKG Lintang di Jakarta, Senin, mengatakan secara umum potensi berawan hingga berawan tebal dan cerah-berawan di Pulau Jawa dan Samarinda (Kalimantan Timur), serta wilayah Indonesia bagian timur.

"Untuk bagian barat Indonesia, waspada terdapat potensi hujan ringan di Medan (Sumatera Utara), Padang (Sumatera Barat), dan Tanjung Pinang (Kepulauan Riau)," katanya.

Kemudian Lintang mengingatkan asap atau kabut berpotensi terjadi di Manokwari (Papua Barat).

Baca juga: Minggu, BMKG: Sebagian besar wilayah RI diselimuti udara kabur

Selain itu, lanjut dia, terdapat potensi udara kabur di sebagian besar Sumatera, Pontianak (Kalimantan Barat) dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan), serta potensi asap atau kabut di Palangka Raya (Kalimantan Tengah) dan Tanjung Selor (Kalimantan Utara).

Lintang juga mengingatkan publik untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan itu dia menjelaskan bahwa bibit Siklon Tropis 98W terpantau di daratan Kamboja dengan peluang rendah berkembang menjadi siklon tropis dan tidak berdampak signifikan terhadap wilayah Indonesia.

Baca juga: Minggu pagi, BMKG prakirakan Jakarta diselimuti awan tebal

Sementara itu sirkulasi siklonik terbentuk di Samudera Pasifik timur Filipina dan meningkatkan potensi hujan di wilayah sekitarnya, namun tidak memberikan dampak signifikan pada kondisi cuaca di Indonesia.

Terdapat juga peningkatan kecepatan angin permukaan di perairan selatan Indonesia, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Timur, Laut Sawu, Laut Arafuru, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, hingga perairan Utara Papua.

"Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah sekitarnya," kata Lintang.

Baca juga: BMKG: Waspada gelombang tinggi di Wakatobi & Baubau 13-16 September

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |