SDA Jaksel bangun embung di Pesanggrahan untuk pengendalian banjir

2 weeks ago 7

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) membangun embung di kawasan Rengas, Pesanggrahan sebagai bagian dari program prioritas pengendalian banjir di Jakarta Selatan.

"Dalam waktu dekat ada di Rengas, Pesanggrahan. Lahannya milik pemerintah kota dan direncanakan untuk dijadikan embung," kata Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Santo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Santo mengatakan pembangunan embung dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong milik Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang dinilai strategis untuk menahan limpasan air.

Ia menjelaskan, embung tersebut diharapkan mampu menahan aliran air dari wilayah perbatasan, termasuk Tangerang Selatan, sebelum masuk ke kawasan permukiman Jakarta Selatan terutama di Swadarma Raya dan Petukangan.

"Jadi ketika curah hujan dari Depok yang tadinya langsung meluncur ke Jakarta Selatan, kita tampung dulu, kita rem dulu di embung-embung yang kita buat," ucapnya.

Baca juga: Antisipasi banjir, Pemkot Jaksel sediakan pompa stasioner

Program pembangunan waduk dan embung sejalan dengan kebijakan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dalam memperbanyak tampungan air di wilayah rawan banjir.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan membangun lahan seluas 2,9 hektare di Jalan Rengas, RT 05/011, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan yang dioptimalkan untuk fasilitas layanan masyarakat dan pengendalian banjir.

Bukti kepemilikan tanah melalui pembebasan lahan sudah dilakukan sejak tahun 2006, namun belum dimanfaatkan dengan baik hingga sekarang.

Embung dengan kedalaman lima meter ini nantinya akan dilengkapi fasilitas kesehatan, jalur joging (jogging track), dan fasilitas pendukung lainnya.

Ditargetkan pembangunan embung ini selesai pada akhir Januari 2026.

Baca juga: Pemkot Jaksel minta jajaran siagakan posko bencana sebagai antisipasi

Baca juga: Embung Lapangan Merah diharapkan mampu atasi banjir di Jagakarsa

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |