Satpam bank raih rekor MURI berkat hasilkan 13 karya ilmiah

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Personel satuan pengamanan (satpam) bernama Khoirul Anam meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI atas pencapaiannya menghasilkan 13 karya ilmiah.

Karya ilmiah Anam tersebut dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional serta sejumlah buku ber-International Standard Book Number (ISBN) yang terdaftar di Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

"Bagi saya, menulis adalah cara untuk terus belajar tanpa mengesampingkan tanggung jawab utama sebagai satpam. Justru dari kedisiplinan dalam bertugas, saya belajar konsistensi dalam berkarya," ungkap satpam PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) yang bertugas di BRI Kantor Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, tersebut sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Senin.

PKSS merupakan anak perusahaan dari Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI.

Minat menulis Anam tidak muncul secara instan. Kebiasaan tersebut berawal sejak tahun 2019, saat ia mulai menulis buku mutasi satpam sebagai bentuk dokumentasi saat bertugas.

Dari kebiasaan sederhana tersebut, aktivitas menulis berkembang menjadi karya ilmiah yang lebih sistematis dan akademis.

Di tengah kesibukannya sebagai satpam, Anam tetap menempatkan tugas utama sebagai prioritas. Berbekal pendidikan hingga jenjang S2, ia membuktikan bahwa profesi satpam tidak menghalangi semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Dengan disiplin tinggi, Anam memanfaatkan waktu luang saat turun jaga atau setelah pergantian shift untuk menulis, sementara aktivitas perkuliahan dijalaninya pada akhir pekan agar tidak mengganggu tanggung jawab pekerjaan.

Apresiasi atas capaian tersebut juga disampaikan Direktur Bisnis PT PKSS Moh. Harsono, yang hadir dan memberikan penghargaan secara langsung di kantor PT PKSS.

Prestasi itu menunjukkan bahwa profesionalisme satpam tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga kemauan untuk terus berkembang dan memberi nilai tambah.

"PKSS mengapresiasi dedikasi ini sebagai bagian dari komitmen kami membangun SDM yang unggul dan berintegritas," ujar Harsono.

Pencapaian itu menunjukkan profesi satpam memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mampu berkontribusi melalui ide, pengetahuan, dan karya ilmiah yang berdampak positif.

PKSS menyatakan prestasi itu menjadi cerminan keberhasilan pembinaan sumber daya manusia yang menekankan nilai disiplin, profesionalisme dan pengembangan diri berkelanjutan.

PKSS mengharapkan capaian itu dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel satuan pengamanan untuk terus meningkatkan kompetensi, tanpa meninggalkan peran utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |