Palu (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah Prof Lukman Thahir mengatakan para alumni kampus tersebut harus berperan aktif dalam merawat keberagaman di tengah masyarakat dalam menjaga perdamaian dan kerukunan umat beragama.
"Di kampus kita belajar bahwa manusia bisa berbeda agama, berbeda suku, berbeda budaya, berbeda cara pandang, tetapi tetap bisa duduk bersama. Karena itu ketika alumni meninggalkan kampus perlu meningkatkan nilai-nila toleransi," kata Lukman Thahir saat menyampaikan pesan almamater Wisuda Ke-47 sarjana, magister dan doktor UIN di Kota Palu, Sabtu.
Ia mengemukakan UIN Datokarama saat ini terus melakukan pembenahan dan peningkatan akademik, salah satunya membangun kampus sebagai laboratorium hidup moderasi beragama.
"Moderasi beragama bukan hanya sesuatu yang diajarkan di ruang kuliah. Kami berusaha menghidupkannya dalam kehidupan kampus supaya mahasiswa memahami apa itu toleransi di tengah keberagaman," ujarnya.
Ia mengatakan setelah selesai menjalani studi para alumni kembali ke lingkungan masyarakat, lalu bekerja di tempat yang mungkin jauh lebih beragam daripada kampus.
Di tempat kerja tentu bertemu beragama karakter, berbeda pilihan hidup, budaya, pandangan politik, maupun agama maka sebagai alumni Perguruan tinggi Islam harus menunjukkan etos kerja yang baik, menjadi insan yang jujur dan berkarakter.
Kemudian dalam kehidupan sosial masyarakat implementasikan ilmu kebaikan yang susah didapat saat di bangku kuliah, sekaligus menjadi pelopor pengaplikasian nilai-nilai moderasi beragama.
"Kembali ke lingkungan masyarakat berbagai tantangan akan muncul dan itu hal yang pasti, sebagai insan berintelektual harus mampu menghadapi tantangan tersebut serta memecahkan masalah dalam kehidupan sehari dengan selalu mengedepankan adab," tutur Lukman.
Pada Wisuda ke-47 tahun 2026 UIN Datokarama menamatkan 581 orang lulusan terdiri 482 sarjana, 80 magister dan 19 doktor.
Baca juga: UIN Palu ajari Bahasa Indonesia kepada enam mahasiswa asing
Baca juga: UIN Palu kenalkan budaya Kaili kepada mahasiswa mancanegara
Baca juga: Kemensos-UIN Datokarama asesmen kebutuhan mitra deradikalisasi
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































