Medan (ANTARA) - PSMS Medan membawa 23 pemain ke Banda Aceh untuk menghadapi tuan rumah Persiraja dengan target mencuri poin pada laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan digelar di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Minggu (18/1).
"Kita bawa 23 pemain.Semoga pertandingan nanti berjalan dengan baik seperti yang kita harapkan. Setiap pertandingan harus fight. Intinya kita datang dengan semangat penuh dan akan mencuri poin di kandang lawan," kata Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto saat dihubungi dari Medan, Sabtu.
Duel ini dipastikan berlangsung panas dan sarat gengsi, mengingat kedua tim merupakan rival bertetangga di Sumatera. PSMS yang kini berada di peringkat ke-7 klasemen sementara mengusung misi menjauh dari zona degradasi, sementara Persiraja yang bertengger di posisi ke-4 berambisi mengamankan poin demi terus bersaing di papan atas.
Modal kepercayaan diri dibawa Tim Ayam Kinantan ke Tanah Rencong pada pekan ke-16 Championship 2025/2026.
Pada pekan sebelumnya, PSMS tampil meyakinkan dengan menaklukkan Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumatera Utara, setelah sebelumnya juga mampu mencuri hasil imbang di kandang lawan.
Baca juga: Persiraja ingatkan suporter PSMS tak datang ke stadion demi keamanan
Tren positif ini menjadi suntikan moral berharga jelang laga berat kontra Persiraja.
Kesiapan tim juga ditegaskan oleh Manajer PSMS Medan, Riris Sufadli, yang menaruh harapan besar pada mental dan fokus para pemain.
“Kita datang dengan skuad penuh. Kita berharap sportivitas tetap terjaga, anak-anak jangan terpengaruh. Semangat menjadi landasan kita dan target kita sudah pasti mencuri poin dari Persiraja,” tegas Riris.
Dengan motivasi tinggi, tren hasil positif, serta tekad kuat dari seluruh elemen tim, PSMS Medan siap memberikan perlawanan maksimal di kandang Persiraja.
" Laga besok sangat penting, kami mohon doa dari masyarakat Sumatera Utara," katanya.
Baca juga: Persiraja Banda Aceh kalahkan Persikad Depok 1-0
Baca juga: Jelang lawan Barito, Bima Sakti: Tak ada tim yang tak terkalahkan
Pewarta: Juraidi
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































