Prabowo terima Menbud bahas usulan gelar tanda jasa dan kehormatan

2 weeks ago 17

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon untuk membahas sejumlah usulan terkait pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada tokoh dan insan masyarakat yang dinilai telah memberikan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sebagaimana keterangan yang diterima, dalam pertemuan yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa tersebut, Menbud sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan menyampaikan laporan kepada Prabowo mengenai usulan yang berasal dari berbagai kementerian/lembaga serta masyarakat.

Laporan tersebut menjadi bagian dari proses pengajuan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada pihak-pihak yang dinilai memenuhi kriteria.

Sejumlah tokoh dan insan masyarakat yang diusulkan dinilai telah memberikan jasa dan kontribusi serta manfaat istimewa bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain kontribusi tersebut, rekam jejak pengabdian yang dimiliki para tokoh dan insan masyarakat turut menjadi pertimbangan karena dinilai patut dihargai, serta dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

Selanjutnya, laporan mengenai berbagai usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan Presiden Prabowo dalam menentukan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan.

Penetapan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Era Prabowo, jumlah penerima tanda kehormatan bertambah dua kali lipat

Baca juga: Prabowo beri penghargaan 141 tokoh, dari Puan hingga Gombloh

Baca juga: Prabowo berterima kasih atas pengabdian penerima Tanda Kehormatan

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |