Populer, Brimob aniaya anak dan Thailand tenggelamkan kapal Malaysia

7 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik dari berbagai kanal di Antaranews.com telah dirangkum pada Senin ini, ada anggota Brimob diduga menganiaya anak hingga tewas di Tual, Maluku hingga Thailand tenggelamkan kapal Malaysia yang menangkap ikan ilegal.

Berikut daftar beritanya:

1. Yusril: Brimob aniaya anak di Maluku harus diproses etik dan pidana

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan Bripda MS, anggota brimob yang diduga menganiaya anak hingga tewas di Tual, Maluku, harus dibawa ke sidang etik dan diadili di pengadilan pidana. Selengkapnya di sini.

2. Thailand tenggelamkan kapal Malaysia setelah tabrak kapal patroli

Kapal patroli Angkatan Laut Thailand melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pukat ikan Malaysia yang mencoba menabraknya setelah kedapatan melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Thailand. Laporan lengkapnya di sini.

3. Ronaldo: Saya sangat bahagia dan ingin terus di Arab Saudi

Bintang sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo menegaskan dirinya merasa sangat bahagia bersama Al Nassr dan ingin melanjutkan kariernya di Arab Saudi, setelah sebelumnya sempat terjadi ketidaksepakatan dengan manajemen klub terkait aktivitas pada bursa transfer Januari. Baca di sini.

4. MKD: Tak ada pelanggaran dalam penetapan kembali Sahroni di Komisi III

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Nazaruddin Dek Gam menyampaikan bahwa tak ada pelanggaran prosedur dalam penetapan kembali Ahmad Sahroni untuk menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Selengkapnya di sini.

5. Warga waspadai sungai yang melebar pascabencana banjir di Aceh Timur

Warga penyintas bencana banjir bandang yang berlokasi di Dusun Ranto Panyang Rubek, Aceh Timur, Aceh, mewaspadai sungai yang melebar hingga 30 meter dan ​​berarus deras pascabencana tersebut. Baca di sini.

Pewarta: Agita Tarigan
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |