Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka layanan servis dan cuci motor gratis bagi warga Sumatera Utara guna mendukung mobilitas warga dalam menjalani aktivitas harian pascabencana.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara Irjen (Pol) Whisnu Hermawan Februanto mengkonfirmasi di Jakarta, Selasa, bahwa hingga saat ini Polri telah memberikan layanan servis kendaraan bermotor roda dua kepada warga di wilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Selain itu, layanan cuci motor gratis juga diberikan kepada warga di Tapanuli Tengah.
"Polri hingga saat ini terus hadir memberikan layanan servis kendaraan bermotor roda dua kepada 258 orang penerima manfaat di wilayah Taput, Tapteng, dan Tapsel. Serta layanan cuci motor gratis di Tapteng dengan 521 orang penerima manfaat,” ujar Whisnu.
Selain layanan tersebut, pihaknya juga berperan aktif dalam berbagai misi kemanusiaan di wilayah terdampak. Di antaranya adalah pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di Desa Bonandolok, Tapanuli Tengah, serta pendistribusian logistik ke wilayah yang sempat terisolasi, seperti Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Tidak hanya itu, Brimob turut melakukan pembersihan fasilitas umum dan rumah ibadah sebagai bagian dari percepatan pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat.
"Pembersihan sekolah di SMPN 1 Tanjung Pura dan SMPN 4 Tapsel, pembersihan Gereja GKPA Aek Ngadol (Tapsel), serta pembersihan Masjid Raya Subulul Ubudyah dan Masjid Nurul (Tapsel)," jelasnya.
Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas warga, pengamanan buka-tutup jalan juga dilakukan di Desa Garoga, Tapanuli Selatan, seiring dengan proses perbaikan infrastruktur pascabencana.
Baca juga: Polri gencar perbaiki gereja di wilayah terdampak bencana di Sumut
Baca juga: Polda Sumut gunakan K-9 maksimalkan pencarian korban di lintas Sibolga
Baca juga: DVI Polri identifikasi enam korban bencana di Sumbar
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































