Politik kemarin, deklarasi Partai Gema hingga kolaborasi pascabencana

3 weeks ago 14
"Deklarasi ini juga menandai sebuah Gerakan Mandiri Bangsa, yaitu gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia Mandiri, berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, dan pembangunan nasional,"

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik kemarin (16/1) menjadi sorotan, mulai dari Partai Gema Bangsa deklarasikan diri jadi kekuatan politik baru hingga Mendagri sebut kolaborasi kunci penuhi target pemulihan pascabencana.

Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:

1. Partai Gema Bangsa deklarasikan diri jadi kekuatan politik baru

Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru untuk menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi nilai integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa

"Deklarasi ini juga menandai sebuah Gerakan Mandiri Bangsa, yaitu gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia Mandiri, berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, dan pembangunan nasional," kata Ketua Panitia Deklarasi Partai Gema Bangsa Joko Nugroho dalam konferensi pers pradeklarasi di Jakarta, Jumat.

Kegiatan deklarasi resmi Partai Gema Bangsa dijadwalkan akan digelar di Jakarta pada Sabtu (17/1).

Baca selengkapnya di sini


2. Seskab Teddy ajak umat jadikan Isra Mikraj momentum meneguhkan iman

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan pesan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah kepada mengajak umat Islam di seluruh Indonesia untuk menjadikannya sebagai momentum untuk meneguhkan iman dan ketakwaan.

Menurut Teddy, dalam perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW menunjukkan keteguhan iman dan ketaatan yang luar biasa.

"Dalam perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW menunjukkan keteguhan iman dan ketaatan kepada Allah SWT. Perjalanan tersebut juga menandai turunnya perintah ibadah salat sebagai pedoman kehidupan umat Islam," kata Teddy dalam sebagaimana unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat.

Baca selengkapnya di sini


3. Satgas 511/DY perkuat baksos cek instalasi listrik rumah warga Lowanom

Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan Indonesia-PNG, Yonif 511/DY, memperkuat bakti sosial atau baksos pengecekan instalasi listrik di rumah warga di Kampung Lowanom, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Danpos Malagayneri Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Letda Inf Nicho, dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat mengatakan pihaknya memiliki program kemanunggalan dengan pengecekan instalasi listrik di rumah warga secara berkala di Kampung Lowanom, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengecek instalasi listrik warga di Kampung Lowanom agar tidak terjadinya korsleting dan kebakaran,”katanya.

Baca selengkapnya di sini


4. TNI AD terus bangun jembatan di wilayah terkena bencana di Sumbar

Personel TNI AD terus berupaya membangun jembatan yang terputus akibat banjir di sejumlah wilayah Sumatera Barat terus dikebut. Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan akses transportasi dan mengembalikan aktivitas masyarakat terdampak bencana agar kembali normal.

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, dijelaskan anggota Bekang Kodam XX/Tanjungpura sedang membangun berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan Bailey, jembatan armco, hingga jembatan gantung, di sejumlah kabupaten di Sumatera Barat.

Beberapa jembatan armco yang saat ini dalam tahap penyelesaian antara yakni Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Per Kamis (15/1), jembatan tersebut telah mendekati rampung dan dalam waktu dekat dapat digunakan.

Baca selengkapnya di sini


5. Mendagri: Kolaborasi kunci penuhi target pemulihan pascabencana

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih untuk berkolaborasi melakukan langkah percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera.

"Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri UMKM, Menteri Ekonomi Kreatif, ini tolonglah ini bisa dibantu supaya mereka bisa hidup kembali terutama pasarnya juga warung-warungnya, UMKM-nya, ini perlu kerja keras," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |