Phonska Plus pastikan tiket grand final usai redam Electric PLN

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia resmi mengamankan tempat di babak Grand Final Proliga 2026 setelah sukses menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19) dalam laga seri terakhir final four di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis.

Pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi mengatakan anak asuhnya sudah tahu dengan menang dua set awal, sudah memastikan lolos ke grand final, sehingga ia memainkan tim pelapis setelah itu.

"Kami mencoba memainkan pemain pelapis, sekaligus menghindari cedera kepada pemain inti," kata Lodi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Salah satu pemain Phonska Plus, Geofani mengaku sempat nervous ketika turun tanpa pemain asing.

"Kami sempat deg-degan aja saat diturunkan tanpa pemain asing, sementara lawan turun dengan full tim," kata Geofani.

Sementara itu, asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengatakan telah melakukan evaluasi sebelumnya. Ia juga mengakui Phonska Plus bermain sangat baik.

"Tapi ketika melawan Phonska Plus hari ini semua evaluasi tidak bisa berjalan baik," kata Anantachai.

"Terus terang hari ini kami mengakui Phonska Plus bermain sangat baik. Padahal kami sudah bersiap segalanya."

​Kemenangan itu menegaskan dominasi Phonska Plus sepanjang musim, sekaligus memupus harapan perlawanan sengit dari armada Electric PLN Mobile.

​Phonska Plus langsung menurunkan komposisi terbaiknya sejak menit awal. Motor serangan yang dimotori Arnetta Putri sukses memanjakan Medi Yoku dan dua legiun asing, Annie Mitchem serta Oleksandra Bytsenko. Phonska langsung memimpin 8-4 di awal laga.

​Electric PLN yang mengandalkan duet Kara Bajema dan Neriman Ozsoy sempat memberikan perlawanan dan menipiskan jarak menjadi 8-9.

Namun, rentetan servis mematikan dari Bytsenko kembali menjauhkan keunggulan Phonska menjadi 14-10. Meski Ozsoy dkk. berupaya menekan di pertengahan set, Phonska tetap solid dengan keunggulan 20-15. Set pertama akhirnya ditutup dengan attack tajam Anne Mitchem dengan 25- 18.

​Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN mengubah strategi. Skuad besutan mereka tampil lebih agresif dan sempat memimpin jauh 5-1 hingga 7-3 melalui aksi-aksi Bajema. Namun, ketenangan Medi Yoku dkk perlahan mampu menyamakan skor menjadi 8-8.

​Aksi saling kejar angka terjadi dengan sangat ketat di angka 10-10 hingga 16-16. Momentum krusial terjadi saat memasuki poin-poin tua.

Phonska Plus yang lebih disiplin dalam bertahan berhasil melepaskan diri dari tekanan dan unggul 23-20. Set kedua kembali menjadi milik tim asal Gresik ini dengan skor 25-21.

​Sudah memastikan satu tiket di Grand Final berkat keunggulan dua set, Alessandro Lodi memutuskan untuk melakukan rotasi besar-besaran di set ketiga. Pemain pelapis seperti Dhea, Putri Agustin, Bella Sabrina, dan Ajeng diberi kesempatan bermain.

​Meski sempat unggul 8-5, para pemain pelapis Phonska Plus mulai mendapat tekanan berat dari skuad inti Electric PLN.

Neriman Ozsoy yang tidak ingin timnya kalah telak tampil beringas dan membalikkan keadaan menjadi 16-11. Dominasi tim milik BUMN listrik ini terus berlanjut hingga unggul jauh 24-16, sebelum akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-18.

​Meski kalah di set sebelumnya, Lodi tetap mempertahankan komposisi pemain pelapisnya di set keempat.

Di sisi lain, Electric PLN tetap tampil dengan kekuatan penuh termasuk duet Ozsoy-Bajema.

​Namun, kepercayaan diri para pemain muda Phonska justru memuncak. Mereka mampu meredam serangan lawan dan unggul telak 16-9 di pertengahan set.

Walaupun laga sempat berjalan monoton karena dominasi sepihak, Phonska Plus tetap konsisten hingga kedudukan 23-18. Harapan Electric untuk memaksakan full set kandas setelah Phonska menyudahi perlawanan dengan skor 25-19.

Jadwal Jumat (17/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta Garuda Jaya vs Jakarta Bhayangkara Presisi (putra)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Popsivo Polwan (putri)

Baca juga: Tiga tim berjuang mengunci posisi grand final Proliga di seri Semarang

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |