- Sabtu, 17 Januari 2026 22:53 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersiap memberikan pernyataan terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Menteri KKP menyatakan dari 10 penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu tiga diantaranya pegawai KKP yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah NKRI. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono (kanan) didampingi Dirut PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo (kiri) memberikan pernyataan terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Menteri KKP menyatakan dari 10 penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu tiga diantaranya pegawai KKP yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah NKRI. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono (kanan) bersama Dirut PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo (kiri) berjalan keluar usai memberikan pernyataan terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Menteri KKP menyatakan dari 10 penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu tiga diantaranya pegawai KKP yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah NKRI. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































