Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena menegaskan timnya siap tempur ketika menjamu Java United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Internasional Banten, Serang, Minggu (13/9) pukul 15.30 WIB.
"Sekarang saya harus menentukan daftar pemain, namun hampir seluruh skuad saya tersedia untuk pertandingan besok, dan ini tentu kabar baik," kata Pena, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
Pena menjelaskan persiapan matang sudah dijalani oleh Javlon Guseynov serta kolega dan beberapa pemain yang sebelumnya absen karena cedera sudah menunjukkan perkembangan positif.
Beberapa penggawa Persita Tangerang yang sempat absen seperti Tamirlan Kozubaev serta Tyronne Del Pino kini kondisi lebih baik dan bisa saja diturunkan pada laga kontra Java United.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu mengatakan Persita Tangerang ingin menunjukkan apa yang telah mereka usahakan sepanjang pekan, terlebih ini merupakan pertandingan kandang pertama musim ini.
Baca juga: PSIM Yogyakarta tahan imbang Persita 1-1 di SSA
Selain itu, Pena menjelaskan kemenangan merupakan sebuah kado bagus untuk Persita Tangerang yang berulang tahun ke-73 pada 9 September 2026 lalu.
"Kami ingin memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi para suporter kami. Setiap pertandingan itu penting," ungkap Pena.
"Kami sadar bahwa liga baru saja dimulai dan semua tim sedang mencapai kondisi terbaik mereka, namun kami sangat siap untuk laga besok dan bertekad meraih tiga poin di kandang sendiri," sambung dia.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu menilai dengan kedatangan beberapa pemain anyar pada bursa transfer membuat dirinya memiliki banyak opsi di berbagai posisi.
Ia enggan membandingkan skuad yang ia miliki dibanding musim sebelumnya dan sejauh ini Pena puas dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh Pendekar Cisadane.
"Kami harus terus menunjukkan kualitas kami dari hari ke hari dan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," katanya.
Baca juga: Isenmulang dan Java United awali Super League dengan minus dua poin
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































