Pemkab Purbalingga antisipasi kerawanan selama Ramadhan-Idul Fitri

3 hours ago 2

Purbalingga (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah melalui penguatan koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan terkait.

"Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan dan juga menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," kata Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, saat memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda dan Lintas Sektoral di Graha Adiguna, Sekretariat Daerah Purbalingga, Senin.

Ia mengatakan Ramadhan selalu menghadirkan dinamika tersendiri karena selain menjadi momentum peningkatan ibadah dan solidaritas sosial, juga terdapat potensi permasalahan yang perlu diantisipasi secara serius dan terkoordinasi, seperti lonjakan kebutuhan serta kenaikan harga bahan pokok.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Purbalingga bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah setempat akan memperkuat pengawasan distribusi dan menyiapkan operasi pasar jika diperlukan.

Menurut dia, program Gerakan Pangan Murah juga akan digelar selama Ramadhan maupun menjelang Idul Fitri guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

"Kami juga akan melaksanakan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat membantu menekan lonjakan harga kebutuhan pokok," katanya.

Selain isu ekonomi, kata dia, peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hari selama Ramadhan turut menjadi perhatian.

Ia mengatakan aktivitas tersebut berdampak positif terhadap perputaran ekonomi, terutama sektor industri makanan dan minuman, namun juga berpotensi memicu gangguan ketertiban seperti balap liar, penggunaan petasan, hingga sahur di jalan yang tidak tertib.

"Potensi ekonomi harus kita jaga, tetapi ketertiban umum juga harus menjadi perhatian bersama. Mungkin perlu dilakukan patroli secara rutin untuk menjaga ketertiban dan aktivitas di malam hari," katanya.

Ia juga meminta jajaran TNI-Polri serta instansi terkait meningkatkan langkah preventif, khususnya saat pelaksanaan tarawih, tadarus, kegiatan sahur, hingga menjelang Idul Fitri.

Menurut dia, patroli terpadu dan pengawasan di titik-titik keramaian akan ditingkatkan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, kata dia, Pemkab Purbalingga mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi akibat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

"Oleh karena itu, kami minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sistem peringatan dini untuk merespons kondisi darurat secara cepat," kata Bupati.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0702/Purbalingga Letnan Kolonel Infanteri Aries Ika Satria, mengatakan, Kodim 0702/Purbalingga menyiapkan 84 personel TNI untuk perbantuan pengamanan Idul Fitri, terdiri atas 42 personel untuk pos pengamanan dan 42 personel untuk pengamanan objek wisata.

Menurut dia, pospam tersebut berlokasi di jalur Bayeman (pengubung Tol Pemalang dengan jalur tengah Jateng), Padamara, jalur Masjid Cheng Ho, Terminal Purbalingga, jalur Jompo, Alun-Alun Purbalingga, dan Ngebrak.

"Pelaksanaan pospam dijadwalkan berlangsung pada 16-26 Maret 2026 bekerja sama dengan Polres Purbalingga," katanya.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |