Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Francesco "Pecco" Bagnaia mengeluhkan performa Desmosedici GP26 selama sesi latihan GP San Marino di Sirkuit Misano, Jumat.
"Kami telah berjuang untuk memahami karakter motor dalam tiga seri terakhir, terutama mengenai rem mesin dan pegangan belakang," kata Pecco mengevaluasi performa Desmosedici GP26 seperti yang disiarkan laman Ducati Lenovo, Sabtu.
"Ini adalah situasi yang belum pernah muncul sebelumnya, tapi motor sekarang agak susah dikendalikan dan sulit merasakan perbedaan dalam pengaturan," imbuh jawara dunia dua kali tersebut.
Pecco belum bisa menunjukkan performa impresif semenjak jeda musim panas dan lebih banyak berkutat dalam masalah pengaturan Desmosedici GP26.
Baca juga: Marc Marquez evaluasi penggunaan ban di GP San Marino
Pada sesi latihan GP San Marino, Pecco hanya mampu finis di urutan ke-19 setelah tampil tidak mengesankan karena cukup kesulitan sepanjang sesi.
Menurut pembalap Italia tersebut masalah utamanya terletak pada sistem pengereman yang mempunyai pengaturan berbeda dibanding dengan pembalap Ducati lainnya seperti Marc Marquez, Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, Alex Marquez, atau Fermin Aldeguer.
"Sementara membandingkan data kami dengan pengendara Ducati lainnya, jelas bahwa ada perbedaan di bawah pengereman, pertengahan belokan serta di sudut jalan keluar, tapi untuk beberapa alasan kami tidak dapat meniru pengaturan yang sama. Kami masih bekerja tanpa henti untuk menemukan solusi besok dan Minggu," ungkap Pecco yang optimistis bisa keluar dari kendala ini jelang balapan utama pada Minggu.
Baca juga: Ogura tak tampil di Misano
Baca juga: Bulega bergabung dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































