Jakarta (ANTARA) - OpenAI dilaporkan mulai merambah ke segmen perangkat wearable dengan mengembangkan earphone berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan nama kode “Sweet Pea” yang berpotensi menjadi penantang AirPods milik Apple.
Dilansir dari Gizmochina pada Sabtu, upaya tersebut menandai langkah konkret OpenAI untuk masuk ke pasar perangkat wearable setelah lama dirumorkan. Perangkat ini disebut dirancang oleh mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, yang dikenal sebagai sosok di balik desain sejumlah produk ikonik iPhone.
Keterlibatan Jony menjadi sorotan tersendiri, mengingat OpenAI mengakuisisi perusahaan desain miliknya, io hardware, pada Mei 2024 dengan nilai sekitar 6,5 miliar dolar AS. Proyek Sweet Pea disebut sebagai salah satu hasil awal dari akuisisi tersebut.
Baca juga: Mana lebih aman untuk telinga, TWS atau earphone kabel?
Berbeda dari earbud nirkabel pada umumnya dipasang ke dalam telinga, Sweet Pea dikabarkan mengusung desain tidak biasa. Unit utama perangkat tersebut berbentuk menyerupai kerikil berbahan logam dan dipasangkan dengan dua komponen menyerupai kapsul yang ditempatkan di belakang telinga.
Desain ini memungkinkan ruang lebih besar untuk menampung chip berkinerja tinggi serta pemrosesan AI secara langsung di perangkat.
Perangkat tersebut dilaporkan akan ditenagai prosesor khusus berfabrikasi 2 nanometer yang mampu menjalankan sebagian besar fungsi berbasis AI secara lokal, tanpa bergantung penuh pada komputasi awan. Dengan pendekatan ini, perintah suara, pemahaman konteks, dan interaksi pengguna dapat diproses langsung di perangkat.
Baca juga: Dokter: Pakai earphone maksimal 60 menit dan volume 60 persen
Sweet Pea juga disebut akan dibekali mikrofon dan kamera untuk memantau lingkungan sekitar secara berkelanjutan, memungkinkan AI memberikan respons dan saran tanpa memerlukan perintah suara seperti “Hey”.
Laporan tersebut menyebutkan perangkat ini berpotensi menggantikan sejumlah fungsi dasar ponsel, dengan kontrol aplikasi dan layanan dilakukan sepenuhnya melalui suara.
OpenAI dikabarkan menargetkan peluncuran Sweet Pea pada September 2028 dengan target pengiriman awal sebesar 40 hingga 50 juta unit pada tahun pertama. Meski demikian, jadwal tersebut masih tergolong panjang dan berpotensi mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan strategi perusahaan.
Baca juga: Perusahaan China luncurkan earphone netral karbon
Baca juga: Huawei rilis FreeBuds 4E 2024 dengan masa guna baterai lebih baik
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































