Jakarta (ANTARA) - Warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, meminta agar pemerintah setempat menambah lampu jalan serta rambu pembatasan antara Jalan Peternakan Raya dengan selokan, menyusul sebuah minibus yang terperosok ke dalam parit itu pada Rabu malam.
Supriyadi (45), seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian menyampaikan, penerangan di kawasan Jalan Peternakan Raya memang cukup minim, sehingga pengemudi kerap tak melihat ujung parit tanpa pembatas itu.
"Kalau orang baru lewat sini, terus gelap, pasti tak sadar, ada parit segede itu," kata Supriyadi di lokasi, Rabu malam.
Supriyadi pun mengaku, insiden mobil terperosok bukanlah pertama kali terjadi di Jalan Peternakan Raya.
"Dulu pernah juga, udah lama tapi. Nyemplung juga. Mobil truk trailer saja pernah," ujar Supriyadi.
Baca juga: Mobil terperosok ke selokan di Jalan Peternakan Kapuk Jakbar
Ia berharap, pemerintah dapat menambah lampu penerangan jalan dan juga rambu-rambu ataupun pembatas jalan di pinggir parit.
"Ya, alangkah baiknya ditambah penerangan atau rambu-rambu, sama pembatas jalan juga kalau bisa, biar mengurangi kecelakaan berikutnya," katanya.
Sebelumnya, Sebuah minibus terperosok masuk ke dalam selokan di kawasan Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Jakarta Barat pada Rabu malam.
Hingga pukul 20.00 WIB, mobil bernomor polisi B 1506 ROL itu masih berada di dalam parit, dengan posisi sisi kiri mobil menghadap ke bawah dan setengah badan mobil tenggelam. Mesin serta lampu mobil pun masih menyala.
Adapun warga sekitar mengerumuni lokasi kejadian, sehingga arus lalu lintas dari arah Kapuk terpantau cukup macet.
Baca juga: Sebuah minibus terperosok di Kali Daan Mogot Jakarta Barat
Fajar (30), salah satu saksi mata menyebut insiden itu terjadi sekira pukul 18.30 WIB.
"Sekitar habis maghrib tadi, udah mulai gelap," kata Fajar di lokasi.
Fajar mengaku, dirinya tengah berjalan kaki di dekat lokasi dan sontak terkejut mendengar suara hantaman keras disertai desiran air.
"Ternyata mobil itu nyemplung ke kali kecil pinggir jalan itu," ucap Fajar.
Fajar menduga sang sopir mobil itu mengantuk dan tidak menyadari ada parit di sisi kiri jalan saat berbelok.
Baca juga: Sebuah mobil terperosok ke kali di Kelapa Gading
"Dia emang agak kencang jalannya, saat belok karena gelap tak keliatan kali, dia minggir ke kiri, sehingga tercebur," ucap dia.
Adapun, mobil yang terperosok sudah berhasil dievakuasi dari parit sekitar pukul 20.30 WIB.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































