Mengenal manfaat sourdough dan hal yang perlu diperhatikan

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) -

Roti sourdough belakangan banyak dipilih karena proses pembuatannya menggunakan fermentasi alami. Selain menghasilkan rasa yang khas, proses tersebut membuat sourdough memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa jenis roti biasa.

Mengutip laman Real Simple, Senin (7/9) waktu setempat, sourdough dibuat menggunakan starter yang mengandung bakteri asam laktat dan ragi alami. Selama fermentasi, mikroorganisme tersebut membantu memecah sebagian protein dalam tepung, termasuk gluten, serta asam fitat yang dapat menghambat penyerapan mineral.

Ahli diet Christina Manian, RDN, menyebut sourdough dapat menjadi pilihan dalam pola makan sehat, terutama jika dibuat dari tepung gandum utuh.

Baca juga: BRIN kembangkan adonan "sourdough" berbasis beras lokal Gunungkidul

Sourdough mengandung protein, serat, zat besi, selenium, mangan, dan tembaga. Namun, kandungan gizinya dapat berbeda tergantung jenis tepung yang digunakan.

Dalam laporan tersebut, disarankan memilih sourdough berbahan whole wheat atau whole grain karena kandungan serat dan mikronutriennya lebih tinggi dibandingkan sourdough berbahan tepung putih.

Proses fermentasi juga membuat sourdough cenderung lebih mudah dicerna. Fermentasi dapat mengurangi kandungan asam fitat sehingga mineral seperti zat besi dan seng lebih mudah diserap tubuh.

Baca juga: Empat hal yang perlu diperhatikan saat memilih roti yang sehat

Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi sourdough dengan respons gula darah yang lebih rendah dibandingkan roti yang tidak melalui fermentasi. Efek tersebut lebih terlihat pada sourdough berbahan gandum utuh.

Meski memiliki sejumlah manfaat, sourdough bukan berarti bebas gluten. Orang dengan penyakit celiac atau alergi gandum tetap perlu menghindarinya.

Selain itu, tidak semua sourdough memiliki kandungan serat tinggi. Produk yang menggunakan tepung putih tetap dapat memiliki serat yang rendah. Karena itu, jenis tepung menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih sourdough.

Dengan demikian, sourdough dapat menjadi pilihan roti yang bernutrisi, terutama jika menggunakan gandum utuh. Namun, label “sourdough” saja tidak otomatis membuat sebuah roti lebih sehat karena kandungan gizi tetap bergantung pada bahan yang digunakan.

Baca juga: Rolled Oat Bread sehat dan nikmat

Baca juga: 11 jenis roti yang baik untuk menu harian

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |