Jakarta (ANTARA) - Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB) Kementerian Kebudayaan berkolaborasi dengan instansi pemerintah terkait, perguruan tinggi, dan komunitas untuk menarik lebih banyak pengunjung ke museum dan cagar budaya.
"Pada 2026, MCB memperkuat kolaborasi lintas kementerian, kemitraan strategis dan kerja sama dengan komunitas-komunitas yang ada di masyarakat. Museum kami jalankan sebagai ruang bersama, termasuk melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan," kata Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Esti Nurjadin kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, MCB antara lain menjalin kerja sama dengan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial Universitas Indonesia, Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, dan Komunitas Museum Ceria untuk mengembangkan model program publik museum yang inklusif dan ramah lansia.
"Kolaborasi ini berfokus pada pendekatan multisensori dan stimulasi memori berbasis koleksi prasasti, sehingga museum dapat diakses dan dinikmati oleh berbagai kelompok usia," katanya.
Di Museum Nasional Indonesia, ia menjelaskan, MCB menjalankan program PUJA SAMARA, layanan jemput bola dan siap layani ramah rentan untuk menghadirkan pengalaman berkunjung yang inklusif, aman, dan nyaman bagi semua.
Dalam hal ini, petugas disiapkan untuk mendampingi ibu hamil, penyandang disabilitas, anak-anak, dan warga lanjut usia yang mengunjungi Museum Nasional Indonesia.
"Petugas secara aktif mendampingi ibu hamil, penyandang disabilitas, anak-anak, dan lansia sebagai wujud komitmen museum dalam menghadirkan pengalaman berkunjung yang inklusif, aman, dan nyaman, serta memastikan setiap pengunjung merasa diterima dan dihargai," kata Indira.
"Program ini dirancang sebagai model percontohan yang akan diperluas penerapannya ke unit museum dan cagar budaya lainnya," ia menambahkan.
Baca juga: Pemerintah merevitalisasi museum secara bertahap
MCB mengelola 18 museum dan 34 cagar budaya di seluruh Indonesia.
"Untuk 2026, MCB menargetkan sekitar 4,3 juta kunjungan di seluruh unit museum dan cagar budaya yang dikelola. Target ini dirancang secara kontekstual, dengan mempertimbangkan karakter masing-masing situs serta prinsip pelestarian dan keberlanjutan," kata Indira.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebelumnya menyampaikan bahwa jumlah pengunjung museum dan cagar budaya yang dikelola oleh MCB selama tahun 2025 mencapai total 4.322.507 orang, naik dari sekitar 3,9 juta orang pada tahun sebelumnya.
Baca juga: Kemenbud berupaya memperkuat peran museum pada 2026
Baca juga: MCB jelaskan alasan penaikan harga tiket masuk Museum Nasional
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































