Kurangi hujan, BNPB gelar OMC dukung pencarian korban longsor Cisarua

6 days ago 2
Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha. Tadi rapat dengan BMKG, curah hujan diperkirakan sampai besok jam satu siang masih seperti ini

Bandung (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua pesawat dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna membantu proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan dua pesawat yang ditempatkan di wilayah Bandung Barat dinilai cukup membantu proses pencarian, karena dinilai mengurangi intensitas hujan di wilayah tersebut.

“Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha. Tadi rapat dengan BMKG, curah hujan diperkirakan sampai besok jam satu siang masih seperti ini,” kata Suharyanto di Bandung, Kamis.

Ia menambahkan pemerintah pusat juga mulai menggeser sejumlah pesawat dari wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, ke kawasan DKI Jakarta dan Pulau Jawa seiring meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir dan longsor.

Baca juga: SAR estimasi masih ada 25 korban longsor Bandung Barat dalam pencarian

“Awalnya fokus di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, dengan sembilan pesawat. Sekarang di sana tinggal empat, lima pesawat digeser ke sini. Satu untuk Jawa Tengah, dua di DKI, dan dua di Jawa Barat,” ujarnya.

BNPB menargetkan seluruh korban dapat ditemukan dalam waktu tujuh hari pasca-kejadian. Namun demikian operasi pencarian dapat diperpanjang sesuai kesepakatan dengan keluarga korban.

“Target kita H+7 seluruh korban ditemukan. Tapi kalau sampai H+7 belum ditemukan, pencarian tetap dilanjutkan. Yang menghentikan pencarian itu bukan kami, tapi keluarga korban,” katanya.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat siapkan Rp7,3 miliar atasi dampak longsor Cisarua

Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu menyampaikan kondisi cuaca di sekitar lokasi longsor masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

“Prakiraan cuaca menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi sampai besok pagi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau petugas serta warga di sekitar lokasi agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Teguh menjelaskan OMC telah dilakukan sejak 24 Januari dan direncanakan berlangsung hingga 29 Januari, meski pertumbuhan awan yang tinggi membuat upaya tersebut belum sepenuhnya efektif.

Baca juga: BNPB pastikan 48 rumah terdampak longsor Cisarua direlokasi

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |