Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau agar masyarakat, khususnya kaum rentan agar menggunakan masker dan meminimalisir kegiatan di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.
"Yang paling penting, terutama untuk kelompok rentan, bayi, balita, lansia, harus lebih berhati-hati. Kalau memang ketika kondisi udara nggak bagus, ya, kalau bisa tidak keluar. Kalau pun harus beraktivitas, kalau kondisinya sedang tidak baik, boleh pakai pelindung, seperti masker," ujar Ani di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, polusi udara memang dapat menimbulkan penyakit, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dia pun mengimbau apabila masyarakat sudah mengalami gejala ISPA, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter.
"Iya, memang salah satu kemungkinan penyakit yang muncul beriringan dengan kondisi udara adalah ISPA. Kalau sudah merasa bergejala, langsung datang saja ke faskes, supaya bisa dapat pertolongan dengan cepat," tutur Ani.
Selain ISPA, kata dia, penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pernapasan juga dapat muncul akibat polusi udara.
Terlebih, kondisi tersebut dapat memperburuk kesehatan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, seperti asma atau riwayat penyakit paru-paru.
Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat tetap menjalani perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap sehat di tengah kondisi udara yang buruk.
Baca juga: Pramono imbau masyarakat tak bakar sampah untuk jaga udara Jakarta
Baca juga: Pramono sambut baik kehadiran laman pemantau kualitas udara di Jakarta
Baca juga: Pemprov DKI ajak warga jaga kualitas udara lewat #SatuLangkahDulu
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































