KONI dukung Kejuaraan Dunia Underwater Photo and Video pacu pariwisata

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat TNI Purn Marciano Norman mendukung penyelenggaraan ajang Kejuaraan Dunia Underwater Photo and Video 2026 untuk memacu pertumbuhan pariwisata Indonesia.

"Kejuaraan ini sangat erat dengan pariwisata, saya minta Pak Ketua Umum (Pengurus Besar Persatuan Olahraga Senam Seluruh Indonesia /PB POSSI Makhruzi Rahman) berkolaborasi dengan Menteri Pariwisata," kata Marciano Norman dalam pertemuan dengan jajaran pengurus PB POSSI sebagaimana keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Senin.

Kejuaraan Dunia Underwater Photo and Video dijadwalkan akan digelar pada 5 - 11 Oktober di Pemuteran, Bali.

Marciano mengapresiasi jajaran pengurus PB POSSI yang berhasil meyakinkan komunitas selam internasional menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan itu.

Dia mengatakan bahwa ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga tetapi akan memberikan nilai tambah bagi sektor lain terutama perekonomian masyarakat di wilayah kegiatan.

Sementara itu, Ketua Umum PB POSSI Makhruzi Rahman mengatakan pihaknya juga memulai persiapan menggelar kejuaraan itu, terutama dari sisi internal organisasi dengan menggelar Rapat Kerja Nasional POSSI yang diikuti 28 dari total 34 pengurus provinsi.

Baca juga: PB POSSI siapkan program untuk lahirkan banyak atlet

Selain ajang tersebut, PB POSSI juga akan menggelar Piala Asia Underwater Honey yang akan digelar pada Agustus di Bogor, Jawa Barat yang diproyeksikan melibatkan 500 peserta dari 12 negara.

Hadirnya kejuaraan di level Asia maupun dunia di Indonesia sejalan dengan langkah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang terus mendorong pertumbuhan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) di tanah air.

Menurut Erick, Indonesia kaya akan potensi wisata olahraga yang dapat dikembangkan sebagai salah satu penggerak roda perekonomian nasional.

Oleh sebab itu, dia tekad menguatkan wisata olahraga dengan melakukan pemetaan potensi cabang olahraga yang menjadi daya tarik dan kekuatan di setiap daerah.

"Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa kita jadikan arena olahraga," katanya.

Baca juga: PB POSSI optimistis terkait regenerasi atlet

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |