Kodam Pattimura terjunkan 250 personel redam bentrokan di SBB Maluku

1 week ago 11

AMBON (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura mengerahkan 250 personel gabungan untuk memperkuat pengamanan dan meredam bentrokan antarwarga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto dalam keterangan yang diterima di Ambon, Sabtu mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya konflik serta mengantisipasi bentrokan susulan di wilayah perbatasan kedua desa.

"Kita perkuat pengamanan di wilayah perbatasan kedua desa untuk mencegah bentrokan susulan dan memastikan situasi tetap terkendali sampai benar-benar aman dan kondusif," kata dia.

Personel yang dikerahkan berasal dari Yonif TP 865/Satria Manewata, Kodim 1513/SBB, Polsek Taniwel dan Brimob Piru. Pasukan ditempatkan pada sejumlah titik yang menjadi akses pergerakan massa dari kedua desa.

Dody bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto dan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan situasi setelah bentrokan antarwarga memanas.

Ketegangan tersebut dipicu isu kebakaran lahan dan berkembang menjadi aksi saling serang. Dalam insiden itu sejumlah warga dilaporkan mengalami luka akibat senapan angin dan sejumlah bangunan di Desa Patahuwe dibakar.

Pangdam menegaskan aparat TNI dan Polri tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memperkeruh situasi maupun melakukan tindakan main hakim sendiri.

Ia meminta masyarakat di kedua desa menahan diri, tidak membawa senjata tajam dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, termasuk berita bohong yang beredar melalui media sosial.

"Jangan sampai persoalan ini berkembang lebih besar dan merugikan kita semua. Mari kita jaga Maluku tetap aman, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Menurut dia, penyelesaian persoalan tersebut akan dilakukan melalui mekanisme hukum dengan melibatkan aparat penegak hukum secara profesional.

Selain memperkuat pengamanan, Kodam XV/Pattimura bersama Polda Maluku dan pemerintah daerah mendorong keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda untuk membantu meredakan ketegangan di tengah masyarakat.

Dirinya mengatakan langkah tersebut penting untuk mencegah konflik kembali terjadi setelah kondisi di lapangan mulai terkendali.

Sementara itu, Kapolda Maluku menyebut bentrokan antarwarga tersebut berawal dari kesalahpahaman. TNI dan Polri bersama pemerintah daerah kini memprioritaskan pemulihan kondisi masyarakat, termasuk penanganan kerusakan rumah akibat konflik.

Aparat gabungan tetap disiagakan di wilayah perbatasan Desa Lisabata dan Desa Patahuwe guna memastikan situasi tetap aman dan mencegah terjadinya kembali aksi kekerasan.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |