Jakarta (ANTARA) - PT Kimia Farma (Persero) Tbk menyalurkan lebih dari 3.000 paket daging kurban kepada masyarakat melalui Program Kurban Berkah Kimia Farma 2026 dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi bersama pemangku kepentingan dan aparatur setempat guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran,” kata Corporate Secretary Kimia Farma Ida Rasjta berdasarkan keterangannya, Jakarta, Jumat.
Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang dilaksanakan bersama entitas anak usaha Kimia Farma Group.
Beberapa perusahaan yang terlibat antara lain PT Kimia Farma Apotek, PT Kimia Farma Trading and Distribution, PT Phapros Tbk, PT Sinkona Indonesia Lestari, dan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia.
Program itu menyalurkan sebanyak 14 ekor sapi dan 15 ekor kambing atau domba ke sejumlah wilayah operasional perusahaan, meliputi Jakarta, Bandung, Semarang, dan Watudakon, Jombang.
Penyaluran daging kurban juga menjangkau kawasan Indonesia Timur, khususnya Kepulauan Ternate, melalui PT Kimia Farma Apotek yang menyalurkan satu ekor sapi kurban di beberapa wilayah setempat.
Badan usaha milik negara (BUMN) sektor kesehatan dan farmasi itu memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kesehatan dan kelayakan sesuai syariat Islam guna memastikan kualitas hewan dan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.
Perseroan juga menyatakan pelaksanaan program memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu Ketua RT di Kampung Lio, Pulo Gadung, Andi, menyampaikan apresiasi atas penyaluran paket daging kurban kepada warga sekitar.
“Kami sangat berterima kasih atas pembagian paket daging kurban dari Kimia Farma kepada warga sekitar Kampung Lio,” ujar Andi.
Kimia Farma berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Lebih lanjut, perseroan menjelaskan bahwa program itu juga menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat guna mendukung ketahanan kesehatan nasional.
Baca juga: Kimia Farma catat laba Rp123,6 miliar pada kuartal I 2026
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































