Ketegangan dagang dengan AS, PM Kanada kunjungi Jepang dan India

4 hours ago 11

Tokyo (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, akan mengunjungi Jepang, India, dan Australia mulai Kamis (26/2) hingga 7 Maret di tengah ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat, kata pernyataan kantornya pada Senin.

Selama kunjungannya ke Tokyo, Carney akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, untuk memperkuat investasi bersama dan kemitraan di bidang energi bersih, mineral kritis, serta ketahanan pangan.

Di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Washington di bawah Presiden Donald Trump, Ottawa tengah menjajaki diversifikasi mitra dagang. Kantor Carney menggambarkan negara-negara yang akan dikunjunginya sebagai tiga mitra terkuat Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

“Di dunia yang semakin tidak pasti, Kanada fokus pada apa yang dapat kami kendalikan,”kata Carney dalam sebuah pernyataan.

“Kami membangun kemitraan baru di luar negeri untuk menciptakan kepastian, keamanan, dan kemakmuran yang lebih besar di dalam negeri,” tambahnya.

Sementara itu, juru bicara utama pemerintah Jepang, Minoru Kihara, di Tokyo pada Selasa, mengatakan kunjungan tersebut akan menjadi lawatan pertama Carney ke Jepang sebagai perdana menteri dan berlangsung selama dua hari hingga 7 Maret.

“Melalui kunjungan Perdana Menteri Carney, kami berharap hubungan persahabatan dan kerja sama kedua negara kami akan semakin diperdalam,” ujar Kepala Sekretaris Kabinet Kihara.

Kihara menambahkan bahwa Carney dan Takaichi diperkirakan akan mengadakan diskusi yang “jujur dan terbuka” mengenai berbagai topik, termasuk penguatan hubungan bilateral serta perkembangan regional dan internasional.

Menurut kantornya, Carney akan terlebih dahulu mengunjungi India dan kemudian Australia sebelum bertolak ke Jepang.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Trump: Kanada harus bayar kompensasi untuk jembatan Ontario-Michigan

Baca juga: Laporan: Kanada siapkan skenario pertahanan hadapi invasi AS

Baca juga: Trump tarik undangan Dewan Perdamaian untuk Kanada

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |