Kementerian PU siapkan desain jembatan permanen jalur Malalak

1 week ago 10

Kabupaten Agam (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan desain pembangunan jembatan permanen di jalur Malalak menuju Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dan sekitarnya sembari menuntaskan pengerjaan jembatan sementara guna memperlancar mobilitas dan arus logistik.

"Oh iya, di samping pembangunan jembatan sementara (armco dan bailey) kita menyiapkan desain pembangunan jembatan permanen juga," kata Menteri PU Dodi Hanggodo di Kabupaten Agam, Rabu.

Hal tersebut disampaikan Menteri PU bersama Gubernur Sumbar, Wakil Ketua Komisi VI dan Bupati Agam saat meninjau langsung perkembangan pembangunan sejumlah infrastruktur yang terdampak akibat bencana alam yang terjadi di akhir November 2025.

Menteri PU menjelaskan rancangan desain sangat penting sebelum dibangunnya jembatan permanen. Selain lokasinya yang curam dan terjal karena dikelilingi perbukitan dan jurang, beberapa titik jalur Malalak-Bukittinggi juga melintasi kawasan hutan lindung dan konservasi sehingga membutuhkan izin dari kementerian terkait.

Selain itu, Kementerian PU juga sedang mengkaji kemungkinan pembangunan sabo dam untuk menahan laju air dari atas pegunungan yang mengarah ke kilometer 74 yang sempat terputus akibat banjir bandang pada 26 November 2025.

Dody mengatakan kajian pembangunan sabo dam sangat penting untuk mengantisipasi meningkatnya aliran sungai terutama saat musim hujan yang bisa berpotensi menjadi ancaman banjir bandang di kemudian hari.

Kementerian PU juga mengkaji apakah nantinya pembangunan sabo dam juga bisa merangkap sebagai jembatan atau tidak, tergantung dari kondisi serta efisiensi di lapangan. Infrastruktur ini sekaligus mitigasi yang disiapkan untuk mencegah jika terjadi banjir bandang.

Sementara itu, anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade menyebutkan melalui Kementerian PU menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar untuk memulihkan atau memperbaiki Jalan Malalak di Kabupaten Agam.

"Total Rp667 miliar yang disiapkan untuk pengerjaan Jalan Malalak tahun anggaran 2026 dan 2027," kata Andre.

Baca juga: Menteri PU: Padat karya gerakkan ekonomi di daerah terdampak bencana

Baca juga: Seluruh jalan nasional 3 provinsi terdampak bencana berfungsi normal

Baca juga: Menteri PU: Total indikasi anggaran penanganan bencana Sumatera Rp74 T

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |