Kemenpora: Pemerintah budayakan olahraga sampai pelosok

3 months ago 14
Ke depan kami juga harus bisa memperkuat olahraga berbasis desa atau banjar (setingkat dusun)

Gianyar, Bali (ANTARA) -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan pemerintah membudayakan olahraga sampai daerah pelosok salah satunya melalui ajang Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) 2025 untuk mendukung talenta muda Indonesia.

“Ke depan kami juga harus bisa memperkuat olahraga berbasis desa atau banjar (setingkat dusun),” kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Sri Wahyuni di sela pembukaan Kejuaraan Tarkam di Alun-alun Gianyar, Bali, Jumat.

Ia berharap pemerintah daerah mendukung penguatan olahraga tingkat desa agar potensi berkembang hingga berkiprah di tingkat nasional.

Baca juga: KTI sebut perebutan gelar WBC Asia di Ring Tarkam jadi lompatan besar

Kejuaraan Antarkampung Kemenpora RI 2025 di Kabupaten Gianyar menekankan penyatuan masyarakat dalam semangat sportivitas dan solidaritas.

Ajang itu, kata dia, merupakan salah satu program unggulan Kemenpora yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat olahraga di tingkat desa dan kelurahan, mempererat persaudaraan antarwarga, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan olahraga dan rekreasi.

Ada pun lomba yang diadakan yakni lari lima kilometer, senam kebugaran jasmani (SKJ) 2022 dan senam sehat bugar Kementerian Kesehatan RI, lomba gerak jalan, dan lomba egrang pada 7-9 November 2025 melibatkan 1.333 peserta.

Ia mengapresiasi capaian prestasi para atlet di Kabupaten Gianyar baik level provinsi hingga nasional yang dinilai memiliki mental juara.

Namun, Sri mengingatkan agar generasi muda senantiasa tidak berpuas diri tapi terus mengasah kemampuan guna meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga: Pemain Malut United tak dilarang ikuti tarkam selama libur

Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menekankan sportivitas dalam kejuaraan tersebut guna mendukung wadah prestasi.

Ia menambahkan kejuaraan atau turnamen olahraga rutin dilaksanakan di setiap desa dengan nama Pekan Olahraga Desa (Pordes) yang merupakan kejuaraan atau turnamen olahraga di tingkat desa.

Selain memberi wadah pengembangan atlet berprestasi, juga memberi ruang positif kepada generasi muda.

“Pordes merupakan salah satu media yang tepat dalam rangka menggali potensi yang dimiliki seorang atlet, juga sebagai ruang berekspresi bagi atlet khususnya generasi muda,” ujarnya.

Baca juga: Ring Tarkam 3 suguhkan 17 laga termasuk perebutan gelar WBC Asia

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |