Kemenperin harapkan Sentra Fashion Sri Kuala Lobam dukung UMKM tumbuh

2 weeks ago 6

Bintan, Kepri (ANTARA) - Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita berharap Sentra Fashion Sri Kuala Lobam di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), mendukung pertumbuhan pelaku UMKM di daerahnya.

"Kami berharap pelaku usaha kecil dan menengah di Bintan akan semakin tumbuh dengan adanya sentra fesyen ini," kata Reni usai meresmikan Gedung Sentra Fashion Sri Kuala Lobam di Bintan, Kepri, Rabu.

Gedung yang diresmikan itu dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian senilai Rp19 miliar, yang terdiri atas gedung pusat layanan sentra fesyen serta gedung produksi berskala besar.

Dirjen IKMA mengatakan secara geografis Bintan memiliki letak yang strategis, karena berdekatan dengan kawasan Singapura dan Malaysia. Hal ini tentu menjadi peluang dan potensi bagi Sentra Fashion Sri Kuala Lobam untuk melihat peluang pasar serta melibatkan para pelaku usaha kecil dan menengah sekitar.

Ia juga berharap sentra fesyen ini dapat mengajarkan keterampilan untuk anak-anak di sekolah atau yang punya minat dalam desain fesyen agar mereka bisa lebih mengembangkan bakat dan hobinya.

"Selain sebagai daya pengungkit ekonomi bagi pelaku IKM, gedung ini harus jadi wadah bagi anak-anak kita berkembang di bidang fesyen," ujar Reni.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menyampaikan sebelum hadirnya Sentra Fashion Sri Kuala Lobam, Bintan telah membangun Sentra Kerupuk Sei Lekop yang sekarang telah berkembang pesat bahkan pernah mendapatkan Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dari Kemenpan RB di tahun 2023.

Masih di sektor kuliner, lanjutnya, Bintan pun memiliki sentra otak-otak (panganan khas Melayu Kepri) di Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur dan berada di bawah binaan Pemerintah Provinsi Kepri.

Wabup Deby optimistis keberadaan Sentra Fashion Sri Kuala Lobam membawa banyak manfaat nyata, seperti membuka peluang kerja dengan melibatkan ibu-ibu perajin di Kecamatan Sri Kuala Lobam yang telah diberdayakan di sentra fesyen tersebut.

Hal ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Ia turut memaparkan selama sembilan bulan beroperasi di tahun 2025, jumlah omset yang dihasilkan sentra fesyen itu sekitar Rp554 juta dengan 5.157 pcs pesanan.

"Kita harap ke depannya jumlah pesanan makin meningkat. Bahkan informasi dari pengelola, pemesan tidak saja dari perusahaan PT BIIE Lobam, namun juga dari PT BAI Galang Batang untuk seragam para pekerja," ujar Wabup Bintan.

Pewarta: Ogen
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |